RastraNews.id, Makassar— Dalam rangka memperingati Hari Trisuci Waisak 2570 BE/2026, Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) Sulawesi Selatan menggelar kegiatan “Karya Bakti” di Taman Makam Pahlawan (TMP) Panaikang, Minggu (3/5/2026).
Kegiatan ini dipimpin langsung Ketua DPD Walubi Sulsel, Henry Sumitomo, diawali dengan upacara penghormatan dan doa bagi para pahlawan yang telah gugur.
Usai prosesi doa, puluhan pengurus Walubi menyebar ke area makam untuk melakukan kerja bakti, mulai dari menyapu, mencabut rumput, hingga pengecatan. Mereka juga melakukan tabur bunga di sejumlah makam pahlawan, di antaranya makam Capt Infanteri Liem King San, S. Kok Tjong, Tjongkeng, serta makam Pahlawan Nasional Robert Wolter Monginsidi.
Henry Sumitomo menjelaskan, kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan Walubi yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.
“Membersihkan makam pahlawan ini menjadi agenda rutin Walubi se-Indonesia. Ini sudah berjalan lebih dari 20 tahun,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjasa bagi bangsa dan negara. Tahun ini, Walubi Sulsel juga melakukan pemugaran satu makam pahlawan yang dinilai kurang terawat.
“Ini bentuk bakti kami kepada pahlawan. Selain membersihkan dan tabur bunga, kami juga melakukan pemugaran makam yang membutuhkan perbaikan,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua III Walubi Sulsel, Miguel Dharmadjie, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga bentuk refleksi nilai kebangsaan.
“Kegiatan ini adalah wujud bakti dan ucapan terima kasih atas jasa para pahlawan. Sekaligus mengingatkan kita untuk melanjutkan perjuangan mereka dengan mengisi pembangunan sesuai bidang masing-masing,” katanya.
Ia menambahkan, momentum Waisak menjadi pengingat bagi umat Buddha untuk terus berkontribusi dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
Di tempat yang sama, Kepala Bidang Bimas Buddha Kanwil Kemenag Sulsel, Sumarjo, mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menyebut, karya bakti di TMP merupakan bagian dari rangkaian peringatan Waisak yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.
“Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian kepada para pahlawan yang telah memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan. Ini juga menjadi agenda tahunan yang terus dilakukan,” ujarnya.
Selain karya bakti, Walubi Sulsel juga akan mengikuti rangkaian perayaan Waisak nasional yang dijadwalkan berlangsung pada 28 hingga 31 Mei 2026 di Magelang.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat penghormatan terhadap jasa pahlawan serta nilai kebersamaan dan pengabdian kepada masyarakat terus terjaga dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. (*)

