RastraNews.id, Makassar – Naili Trisal menghadiri Dedicated Team Meeting Forum Pinisi Sultan 2026 yang digelar di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Senin (27/4/2026).
Forum bertema “Transformasi Ekonomi Sulsel melalui Hilirisasi dan Penguatan Investasi Berkelanjutan” ini menegaskan posisi Sulawesi Selatan sebagai salah satu motor pertumbuhan baru nasional. Arah tersebut selaras dengan visi pembangunan jangka panjang dalam RPJPN 2025–2045 serta RPJMN 2025–2029 yang menempatkan Sulsel sebagai Superhub Ekonomi Nusantara.
Kegiatan ini juga menjadi ruang sinkronisasi antara pemerintah daerah, regulator, investor, dan pelaku usaha untuk mempercepat realisasi proyek strategis sekaligus meningkatkan daya saing ekonomi regional.
Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Jufri Rahman, yang juga Ketua Forum Pinisi Sultan, menyebut capaian ekonomi Sulsel sepanjang 2025 menunjukkan fondasi yang kuat. Namun, ia mengingatkan agar seluruh pihak tidak cepat berpuas diri.
“Tantangan global dan target menuju Indonesia Emas 2045 menuntut transformasi ekonomi yang lebih fundamental,” ujarnya.
Menurut Jufri, transformasi tersebut bertumpu pada tiga agenda utama, yakni percepatan hilirisasi untuk menciptakan nilai tambah, penguatan investasi berkelanjutan berbasis prinsip hijau (green investment), serta penguatan Forum Pinisi Sultan sebagai instrumen de-bottlenecking guna mengurai hambatan investasi.
Ia menegaskan, hilirisasi menjadi langkah strategis mengingat Sulawesi Selatan memiliki potensi besar dari berbagai komoditas unggulan. Mulai dari sektor pertambangan seperti nikel, hingga perikanan—tuna, tongkol, cakalang, rajungan, udang, rumput laut, dan garam—serta komoditas perkebunan dan kehutanan seperti kakao, kopi, kelapa, hingga getah pinus.
“Hilirisasi tidak hanya meningkatkan ekspor, tetapi juga mendorong industrialisasi berbasis daerah dan menciptakan nilai tambah di tingkat lokal,” jelasnya.
Jufri berharap forum ini mampu melahirkan rekomendasi kebijakan yang konkret dan aplikatif guna memperkuat daya saing daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palopo Andi Enceng Amir serta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Palopo, Nurlaeli.

