Rastranews.id, Makassar – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan pentingnya kepedulian masyarakat terhadap kebersihan kota saat mengikuti kegiatan Jumat Bersih dalam rangka Festival Daur Bumi 2025 di Kanal Pasar Terong dan Jalan Sawi, Jumat (12/12/2025).
Munafri mengatakan, persoalan sampah adalah tanggung jawab bersama, mulai dari rumah hingga lingkungan sekitar. Ia menekankan pentingnya pemilahan sampah dan pemanfaatannya, termasuk melalui maggot untuk mengolah sampah organik, guna mengurangi beban TPA.
Kegiatan Jumat Bersih kali ini difokuskan pada kawasan Pasar Terong yang memiliki volume sampah tinggi. Lurah, RT, dan RW disebut telah mulai melakukan edukasi pemilahan sampah di wilayah masing-masing.
Kepala DLH Makassar Helmy Budiman menambahkan bahwa seluruh SKPD, kecamatan, dan Satgas kebersihan dikerahkan dalam aksi bersih-bersih ini. Menurutnya, perubahan perilaku masyarakat membutuhkan waktu 6–12 bulan, dan jika masih tidak patuh, sanksi akan diberlakukan.
Helmy menjelaskan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menuju Makassar Bebas Sampah 2029, yaitu kondisi di mana sampah dipilah dan dikelola sejak dari sumber sehingga hanya residu yang dibuang ke TPA.
“Isu sampah berkaitan dengan estetika kota, kesehatan, kesejahteraan, dan peluang industri daur ulang,” ucapnya.(JY)

