MAROS, RastraNews.id – Wakil Bupati Maros Muetazim Mansyur turun langsung memantau pelaksanaan razia kepatuhan pajak kendaraan bermotor yang digelar Samsat Maros bersama kepolisian dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Maros, Rabu (29/7/2026).
Mengenakan seragam dinas, Muetazim ikut berdiri di titik razia di depan Masjid Almarkaz Al-Islami Maros, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Turikale.
Ia turut memeriksa Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) milik pengendara yang dihentikan petugas dari arah Makassar.
Sesekali, mantan pejabat Dinas Pekerjaan Umum itu menyapa dan berbincang dengan warga sebelum menyerahkan kembali dokumen kendaraan kepada petugas Samsat untuk pemeriksaan status pajak.
Kehadiran orang nomor dua di Kabupaten Maros tersebut menarik perhatian para pengendara yang terjaring operasi.
Kendaraan yang diketahui memiliki tunggakan pajak langsung diarahkan untuk melakukan pembayaran melalui layanan Samsat yang disediakan di lokasi.
Muetazim menegaskan Pemerintah Kabupaten Maros mendukung penuh upaya penertiban pajak kendaraan karena dinilai berperan penting dalam meningkatkan penerimaan daerah untuk mendukung pembangunan.
“Kami sepenuhnya mendukung kegiatan semacam ini. Tujuannya bukan sekadar menertibkan, melainkan juga memberikan pemahaman kepada masyarakat agar sadar akan kewajiban mereka sebagai wajib pajak,” ujar Muetazim.
Ia juga mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa masa berlaku pajak kendaraan dan tidak menunda pembayaran.
“Jangan menunggu sampai dihentikan dalam razia baru teringat untuk membayar. Jika masa jatuh tempo sudah lewat, sebaiknya segera diselesaikan tanpa menunda lagi,” katanya.
Sementara itu, Kepala Kantor Samsat Maros Abdul Rahim mengatakan razia tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesadaran sekaligus kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor.
Menurutnya, wajib pajak yang bersedia melunasi tunggakan dapat langsung melakukan pembayaran di lokasi. Sedangkan bagi yang belum bisa membayar, petugas memberikan surat pernyataan agar segera menyelesaikan kewajibannya.
“Bagi yang terjaring dan siap melunasi tunggakan, kami layani langsung. Jika belum dapat membayar saat ini, kami berikan pernyataan tertulis agar kewajibannya segera diselesaikan,” jelas Abdul.
Abdul mengungkapkan tingkat kepatuhan pembayaran pajak kendaraan di Kabupaten Maros saat ini masih di bawah 50 persen. Jumlah kendaraan roda dua maupun roda empat yang menunggak disebut relatif berimbang.
Pada 2026, target penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Maros ditetapkan sebesar Rp66 miliar.
Hingga pertengahan tahun, realisasinya baru mencapai sekitar Rp26,6 miliar atau sekitar 40 persen dari target.
Ia memperkirakan masih terdapat sekitar 11 ribu kendaraan yang belum melunasi pajak tahunannya.
Karena itu, Samsat Maros akan meningkatkan intensitas razia pada Agustus mendatang untuk mendorong kepatuhan wajib pajak.
Selain razia di jalan, Samsat juga rutin melakukan sosialisasi dengan mendatangi langsung rumah-rumah pemilik kendaraan yang masih memiliki tunggakan.
Abdul menambahkan, setiap pelaksanaan razia mampu menghasilkan penerimaan pajak berkisar Rp40 juta hingga Rp70 juta.
Kegiatan biasanya berlangsung pukul 09.00 hingga 12.00 Wita agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat maupun arus lalu lintas.
Di sisi lain, Sekretaris Bapenda Maros Elinna Lia Yunus menyampaikan realisasi penerimaan pajak kendaraan bermotor hingga saat ini mencapai sekitar Rp15,3 miliar atau 67 persen dari target yang ditetapkan.
Sementara penerimaan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) telah mencapai sekitar Rp13,218 miliar.
Elinna juga mengajak masyarakat memanfaatkan layanan pembayaran pajak secara digital yang kini tersedia melalui QRIS maupun mobile banking.
“Saat ini pembayaran sudah bisa dilakukan secara daring, baik menggunakan QRIS maupun mobile banking, sehingga lebih praktis dan tidak menghabiskan waktu masyarakat,” pungkasnya. []
Berita Terkait
AZKO Buka Suara soal Kebakaran Mal Nipah Makassar, Sebut Neon Box Bukan Jadi Pemicu
TNI-Polri dan Warga Satu Barisan, Fun Bike NBOD Jadi Ajang Perkuat Kebersamaan
Kunjungi Maros, Wamenkes Pantau Tracing TBC Berbasis AI dan Cek Kesehatan Gratis
Terpopuler

