Rastranews.id, Palu – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny A. Lamadjido menerima audiensi Badan Amil Zakat Nasional Sulawesi Tengah (Baznas Sulteng) di ruang kerjanya, Selasa (24/2/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Reny mengapresiasi peran aktif Baznas yang turun langsung membantu masyarakat, khususnya dalam mendukung program prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, 9 BERANI.
“Terima kasih sudah turun langsung ke masyarakat. Ini menyangkut 9 BERANI. Kita harus berkolaborasi,” tegasnya.
Wagub menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan Baznas, terutama dalam penanganan kemiskinan agar bantuan yang disalurkan benar-benar tepat sasaran.
“Kasihan masyarakat kita yang membutuhkan. Silakan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah. Kita harus bersama-sama,” ujarnya.
Menurutnya, berbagai program sosial yang telah dijalankan Baznas terbukti membantu masyarakat kurang mampu, mulai dari bantuan kebutuhan pokok hingga perbaikan rumah tidak layak huni.
Sementara itu, Wakil Ketua Baznas Sulteng, Bahran, menjelaskan pihaknya terus bergerak aktif di lapangan. Di Kabupaten Donggala, Baznas menyalurkan 250 paket sembako per titik bagi warga kurang mampu.
“Kami juga menjalankan program bedah rumah di sejumlah wilayah miskin dan terus berkolaborasi dengan pemerintah setempat,” jelasnya.
Selain bantuan sosial, Baznas tengah mengembangkan Program Kampung Zakat sebagai model pemberdayaan berbasis zakat. Program ini dikombinasikan dengan dukungan usaha mikro, seperti bantuan alat bengkel yang disertai pelatihan keterampilan.
“Setiap tahun kami menerima laporan masyarakat. Jika ada rumah tidak layak huni, langsung kami tindak lanjuti,” tambah Bahran.
Audiensi ini menjadi penguatan komitmen bersama antara Pemprov Sulteng dan Baznas untuk menghadirkan solusi konkret bagi masyarakat prasejahtera, sekaligus memastikan semangat 9 BERANI berjalan efektif dan menyentuh warga yang paling membutuhkan.

