Rastranews.id, Luwu Timur – Wakil Bupati Luwu Timur, Puspawati Husler, menghadiri Rapat Kerja (Raker) Tahun II Persekutuan Wanita Gereja Protestan Indonesia Luwu (PW GPIL) di GPIL Filadelfia Maleku, Kecamatan Mangkutana, Selasa (14/4/2026) kemarin.
Kehadiran orang nomor dua di Lutim itu disambut meriah melalui tarian kemenangan yang memadukan budaya Suku Pamona dan Tokonde, menciptakan suasana hangat dan penuh kekeluargaan di tengah peserta raker.
Dalam sambutannya, Puspawati Husler menegaskan bahwa raker ini menjadi momentum strategis untuk mengevaluasi program kerja sekaligus merumuskan arah kebijakan ke depan.
“Forum ini penting untuk memastikan setiap program yang dijalankan benar-benar relevan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menekankan peran vital perempuan dalam pelayanan gereja, tidak hanya sebagai pelengkap, tetapi sebagai motor penggerak yang mampu menciptakan perubahan sosial.
Menurutnya, program yang disusun harus mampu mendorong pelayanan yang inklusif, memberdayakan, serta menyentuh langsung kebutuhan jemaat dan masyarakat luas.
Lebih lanjut, Puspawati Husler mengajak seluruh jajaran PW GPIL untuk terus meningkatkan kapasitas diri dan memperkuat kolaborasi lintas sektor.
“Penguatan sumber daya manusia dan kerja sama yang solid menjadi kunci agar perempuan bisa berperan lebih luas. Prinsip kesetaraan gender juga harus terus dikedepankan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Majelis Pekerja Sinode (MPS) GPIL, Isbon Nosi, berharap raker tersebut mampu melahirkan program-program yang adaptif dan berdampak langsung bagi jemaat.
“Raker ini diharapkan menghasilkan program yang relevan dan mampu menjawab kebutuhan pelayanan gereja saat ini,” katanya.
Raker Tahun II PW GPIL Luwu ini membahas sejumlah agenda utama, mulai dari evaluasi program sebelumnya, penyusunan rencana kerja lanjutan, hingga penguatan kapasitas perempuan dalam berbagai aspek pelayanan gereja.
Hasil pertemuan ini diharapkan menjadi pijakan dalam menjalankan program yang lebih terarah, efektif, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat kontribusi perempuan GPIL dalam kehidupan bergereja dan bermasyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur pemerintah kecamatan dan desa, jajaran Majelis Pekerja Sinode GPIL, pengurus PW GPIL, serta para hamba Tuhan dari berbagai wilayah pelayanan.

