RastraNews.id, Gowa — Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menghadiri wisuda santri dan santriwati DPK BKPRMI Kecamatan Bontonompo Selatan ke-33 yang diikuti 401 peserta di SMPN 1 Bontonompo Selatan, Ahad (12/4/2026).

Dalam sambutannya, Darmawangsyah menyampaikan apresiasi kepada BKPRMI atas komitmen membina generasi muda berbasis nilai-nilai Al-Qur’an. Menurutnya, upaya tersebut sejalan dengan program Gowa Caradde yang mendorong gerakan “Ayo Mengaji”.

“Ini menjadi investasi penting dalam membentuk generasi berakhlak dan beradab di tengah tantangan era digital,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi peran para guru mengaji yang dinilai sangat strategis dalam mendukung program bebas buta aksara Al-Qur’an di Kabupaten Gowa.

“Terima kasih kepada para guru yang terus istiqomah membimbing anak-anak kita. Peran ini sangat besar dalam membangun masa depan generasi,” tambahnya.

Darmawangsyah yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina BKPRMI Gowa berpesan kepada para santri agar terus menjaga dan mengamalkan ilmu yang telah diperoleh.

“Jangan sia-siakan ilmu yang didapatkan. Tetap istiqomah, jaga salat, dan hormati guru serta orang tua,” pesannya.

Sementara itu, Ketua BKPRMI Bontonompo Selatan, Kamil, menyampaikan terima kasih atas kehadiran pemerintah daerah yang dinilai menjadi motivasi bagi santri dan pengurus.

Ia juga menekankan pentingnya peran guru dalam membentuk karakter santri.

“Keberhasilan hari ini bukan hanya hasil usaha sendiri, tetapi juga berkat bimbingan para guru,” ungkapnya.

Camat Bontonompo Selatan, Daniyal Opo, turut mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan yang dinilai mendukung visi pemerintah daerah dalam pemberantasan buta aksara Al-Qur’an.

Kegiatan ini juga dihadiri Anggota DPRD Gowa Fatmawati Bangsawan serta jajaran pengurus BKPRMI dan tokoh masyarakat setempat.

Wisuda ini diharapkan menjadi momentum lahirnya generasi Qur’ani yang tidak hanya cakap membaca Al-Qur’an, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari. (*)