RastraNews.id, Gowa – Wabup Gowa, Darmawangsyah Muin, mengapresiasi peran TVRI sebagai penyiar resmi (official broadcaster) Piala Dunia FIFA 2026 di Indonesia yang menghadirkan siaran gratis bagi masyarakat hingga ke pelosok daerah.
Hal tersebut disampaikan Darmawangsyah saat menjadi narasumber dalam Dialog Interaktif Paraikatte TVRI Sulawesi Selatan bertema “Piala Dunia Untuk Semua”, Rabu (15/7/2026).
Dialog tersebut turut menghadirkan Dandim 1409/Gowa Letkol Inf. Gilang Nugraha Kresnadi dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gowa, Muh. Sahir, serta dipandu oleh host TVRI Sulsel, Inggrid Herman.
Dalam kesempatan itu, Darmawangsyah mengatakan, kehadiran TVRI memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh masyarakat untuk menikmati pertandingan Piala Dunia tanpa harus berlangganan layanan televisi berbayar. Menurutnya, jangkauan siaran TVRI yang luas membuat masyarakat di desa, dusun hingga kawasan pegunungan tetap dapat menyaksikan seluruh pertandingan, mulai dari fase grup hingga partai final.
“Saya melihat antusiasme masyarakat saat ini sangat besar. Demam Piala Dunia benar-benar terasa di Kabupaten Gowa. Siaran TVRI dapat menjangkau hingga desa, dusun, bahkan daerah pegunungan. Ini menjadi bukti bahwa seluruh masyarakat Gowa memiliki kesempatan yang sama untuk menyaksikan pertandingan Piala Dunia,” ujar Darmawangsyah.
Ia menilai, tingginya antusiasme masyarakat juga didukung terbitnya Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 400.2.7/465/SJ tentang dukungan pemerintah daerah terhadap pelaksanaan nonton bareng (nobar) Piala Dunia FIFA 2026. Kebijakan tersebut, kata dia, membuka ruang bagi pemerintah daerah untuk memfasilitasi kegiatan nobar sebagai sarana hiburan sekaligus memperkuat kebersamaan warga.
Pemerintah Kabupaten Gowa, lanjut Darmawangsyah, bahkan telah mengawali kegiatan nobar bersama masyarakat saat pertandingan Swiss menghadapi Argentina yang digelar di Koperasi Merah Putih Kecamatan Pattallassang.
“Saat itu saya berkoordinasi dengan Pak Dandim untuk menggelar nobar di Koperasi Merah Putih Pattallassang. Antusiasme masyarakat sangat tinggi dan suasananya begitu meriah. Ini menunjukkan sepak bola mampu menjadi pemersatu masyarakat,” ungkapnya.
Ketua KONI Sulawesi Selatan tersebut juga mengaku puas dengan kualitas siaran TVRI yang dinilai jernih dan mudah diakses masyarakat. Karena itu, Pemkab Gowa berkomitmen terus mendukung penyelenggaraan nobar hingga laga semifinal dan partai puncak Piala Dunia FIFA 2026.
Sementara itu, Dandim 1409/Gowa Letkol Inf. Gilang Nugraha Kresnadi mengatakan, halaman Makodim 1409/Gowa kembali disiapkan sebagai lokasi nonton bareng yang terbuka untuk masyarakat.
“Subuh ini kami kembali menggelar nobar di halaman Makodim 1409/Gowa. Seluruh persiapan telah dilakukan bersama Pemerintah Kabupaten Gowa. Kami juga menyiapkan berbagai hadiah menarik untuk masyarakat yang hadir menyaksikan pertandingan Argentina melawan Inggris,” katanya.
Ia menjelaskan, pengamanan kegiatan telah dikoordinasikan bersama Polresta Gowa dan Satpol PP Kabupaten Gowa agar masyarakat dapat menikmati jalannya pertandingan dengan aman dan nyaman.
Tak hanya itu, lokasi nobar juga dirancang mampu menampung sekitar 2.000 penonton. Pemerintah bersama Kodim turut melibatkan pelaku UMKM dan Persit Kartika Chandra Kirana untuk membuka stan usaha sehingga kegiatan tersebut memberi dampak ekonomi bagi masyarakat.
“Kami ingin nobar ini menjadi ruang kebersamaan masyarakat. Selain aman dan nyaman, kegiatan ini juga menggerakkan UMKM lokal sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas,” ujarnya.
Untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung, panitia juga menyediakan tenda berukuran besar, area duduk lesehan, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gowa, Muh. Sahir, menilai tingginya antusiasme masyarakat terhadap Piala Dunia FIFA 2026 tidak lepas dari semakin baiknya fasilitas olahraga yang dimiliki Kabupaten Gowa.
Menurutnya, Stadion Syech Yusuf Sungguminasa telah beberapa kali menjadi lokasi pertandingan bergengsi dan bahkan baru-baru ini digunakan Pemerintah Kota Palu untuk menggelar laga persahabatan.
“Beberapa hari lalu rombongan Pemerintah Kota Palu datang dan bermain di Stadion Syech Yusuf. Stadion ini juga pernah menjadi lokasi penyelenggaraan Piala Gubernur. Antusiasme masyarakat selalu tinggi dan seluruh kegiatan berlangsung aman serta tertib,” jelas Muh. Sahir.
Ia menambahkan, Kabupaten Gowa kini memiliki dua stadion representatif, yakni Stadion Syech Yusuf Sungguminasa dan Stadion Kalegowa yang berstandar nasional. Kedua fasilitas tersebut kerap dimanfaatkan berbagai tim, termasuk PSM Makassar, sebagai lokasi latihan maupun pertandingan.
Menurut Muh. Sahir, keberadaan sarana olahraga yang memadai tidak hanya mendukung peningkatan prestasi olahraga daerah, tetapi juga ikut menggerakkan perekonomian masyarakat melalui aktivitas pelaku UMKM di sekitar lokasi pertandingan. (*)

