Rastranews.id, Makassar – Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras, memberikan atensi serius terhadap kondisi ruas jalan rusak di Makassar yang belakangan viral di media sosial.
Kerusakan tersebut disorot lantaran terjadi pada jalan yang baru saja diperbaiki namun kembali terkelupas.
Andi Iwan menegaskan pihaknya akan menelusuri status ruas jalan tersebut, khususnya untuk memastikan apakah masuk dalam kategori jalan nasional atau tidak.
“Kita akan pertanyakan ke Balai Jalan kalau itu masuk jalan nasional,” ujarnya kepada Rastranews, Kamis (15/1/2025).
Kepastian status jalan menjadi penting karena berkaitan langsung dengan kewenangan penanganan dan tanggung jawab anggaran.
Jika ruas tersebut merupakan jalan nasional, maka Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) wajib memastikan kualitas pekerjaan, termasuk pada masa pemeliharaan.
Komisi V DPR RI sebagai mitra, akan menjalankan fungsi pengawasan agar proyek infrastruktur yang dibiayai APBN tidak menimbulkan persoalan berulang dan merugikan masyarakat.
Sebelumnya, BBPJN Sulawesi Selatan menjelaskan bahwa kerusakan aspal terjadi akibat curah hujan tinggi yang turun berhari-hari setelah proses pengaspalan rampung pada Desember lalu.
Kepala Satuan Kerja PJN 3 BBPJN Sulsel, Malik, mengatakan hujan yang terus-menerus membuat lapisan aspal tidak sempat mengering secara optimal hingga akhirnya terkelupas.
“Sudah selesai sebenarnya, cuma basah terus pas selesai diaspal hujan terus. Lagi diubah semua itu. Sudah digali itu, lagi perbaikan,” ujar Malik.
Ia mengungkapkan, berdasarkan laporan kontraktor, kerusakan dominan terjadi pada ruas yang berada di bawah pepohonan karena minim paparan sinar matahari. Kondisi tersebut memperlambat proses pengeringan aspal.
Saat ini, BBPJN Sulsel melakukan perbaikan ulang menggunakan metode Cold Milling Machine (CMM) untuk mengupas lapisan aspal lama yang rusak sebelum kembali dilapisi aspal baru.
“Sekarang kita CMM semua yang rusak, kalau bagus kondisi cuaca segera diaspal,” jelas Malik.
Malik menambahkan, meskipun kontrak pemeliharaan proyek telah berakhir pada Desember 2025, kontraktor tetap bertanggung jawab melakukan perbaikan selama masa pemeliharaan sesuai jaminan pekerjaan.
Adapun total ruas jalan yang diperbaiki sebelumnya mencapai 2,3 kilometer secara akumulatif, masing-masing 1,63 kilometer di Jalan Perintis Kemerdekaan dan 0,7 kilometer di Jalan Urip Sumohardjo.
Selain perbaikan jalan, BBPJN Sulsel juga telah merampungkan pembangunan drainase U-ditch sepanjang total 1.900 meter di sejumlah ruas jalan nasional di Makassar. (MA)

