Ia menekankan bahwa Unhas merupakan mitra strategis bagi pemerintahannya dalam upaya meningkatkan kualitas SDM di Timor Leste.

Jerónimo menyatakan keinginannya untuk memperluas skema kerja sama, yang tidak hanya terbatas pada program pendidikan tetapi juga mencakup penelitian bersama (joint research), pendampingan akademik (co-promotor), serta perluasan program beasiswa, baik parsial maupun mandiri.

Ia juga menyoroti kebutuhan akan peningkatan kapasitas dosen di Timor Leste, dimana banyak dosen bergelar doktor namun belum mencapai jenjang guru besar.

“Kami ingin membangun SDM yang kuat agar siap menyongsong keanggotaan Timor Leste di ASEAN. Terima kasih kepada Unhas atas kolaborasi dan dukungan, utamanya dalam mempersiapkan SDM unggul di Timor Leste,” ujar Menteri Jerónimo.

Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat jejaring dan merancang program kolaborasi yang lebih nyata.

Unhas, dengan keunggulan jumlah guru besar terbanyak di Indonesia, siap mendukung pengembangan SDM Timor Leste di berbagai disiplin ilmu.

Pembahasan juga mencakup pengembangan program beasiswa dan peningkatan kapasitas melalui sertifikasi kompetensi.

Unhas menawarkan lebih dari 120 skema sertifikasi profesi melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP)-nya yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja profesional Timor Leste.

Pertemuan yang berlangsung dalam nuansa kekeluargaan ini ditutup dengan penegasan komitmen dari pimpinan Unhas untuk terus membuka kesempatan seluas-luasnya bagi mahasiswa dan tenaga pendidik Timor Leste untuk belajar, berkarya, dan berkolaborasi di Unhas. (HL)