Makassar, RastraNews.id – Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin (Unhas) terus mendorong peningkatan kapasitas dosen dalam mengembangkan riset berbasis data.
Salah satu upaya yang dilakukan yakni memperkuat kemampuan menyusun artikel review melalui pendekatan bibliometrik.
Upaya tersebut diwujudkan melalui Workshop dan Training of Trainers (ToT) Penggunaan Tools Penyusunan Artikel Review yang digelar Bidang Kemitraan, Riset, Inovasi dan Alumni Fakultas Kehutanan Unhas.
Kegiatan ini tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam menyusun artikel ilmiah, tetapi juga menjadi bagian dari persiapan pendampingan penyusunan artikel review bagi dosen serta mahasiswa program magister (S2) dan doktor (S3) pada pekan berikutnya.
Wakil Dekan Bidang Kemitraan, Riset, Inovasi dan Alumni Fakultas Kehutanan Unhas, Prof. Syahidah, mengatakan pendampingan penyusunan artikel review membutuhkan instruktur yang memiliki kemampuan dalam mengoperasikan berbagai perangkat pendukung penelitian.

Karena itu, sejumlah dosen muda dipersiapkan melalui program ToT agar nantinya mampu menjadi instruktur dalam proses pendampingan.
“Saya berharap dosen yang terpilih sebagai instruktur pendampingan penyusunan artikel ilmiah dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik sehingga nantinya dapat memudahkan proses pendampingan untuk dosen, mahasiswa S2 dan S3,” ujar Prof. Syahidah.
Menurutnya, penguasaan berbagai tools dalam penyusunan artikel review tidak hanya berguna untuk kegiatan pendampingan.
Kemampuan tersebut juga menjadi bekal penting bagi dosen dalam menjalankan aktivitas akademik dan penelitian secara berkelanjutan.
Salah satu materi utama dalam workshop tersebut adalah Penulisan Artikel Review-Bibliometric yang disampaikan dosen Fakultas Kehutanan Unhas, Dr. Andi Sri Rahayu Diza Lestari.
Materi lainnya disampaikan Dr. Kidung Tirtayasa Pangestu, yang juga menjabat sebagai Ketua Publication Management Unit (PMU) Fakultas Kehutanan Unhas.
Dalam pemaparannya, Dr. Andi Sri Rahayu Diza Lestari A. menjelaskan bahwa literature review bukan sekadar kegiatan merangkum sejumlah artikel ilmiah maupun membuat sinopsis buku.
Menurutnya, literature review merupakan proses analisis kritis yang menghubungkan berbagai hasil penelitian untuk menggambarkan perkembangan pengetahuan dalam bidang tertentu.
Secara umum, terdapat empat jenis literature review, yakni Narrative/Traditional Review, Systematic Literature Review, Bibliometric Review, dan Scoping Review.
Salah satu pendekatan yang diperkenalkan dalam kegiatan tersebut adalah analisis bibliometrik.
Metode ini memungkinkan peneliti mengolah data bibliografi secara visual sehingga berbagai pola dan perkembangan dalam kumpulan publikasi ilmiah dapat terlihat dengan lebih jelas.
“Analisis bibliometrik merupakan tinjauan pustaka yang berfokus pada analisis data bibliografi secara visual, seperti tren jumlah artikel per tahun, negara kontributor terbanyak, atau jumlah jaringan kolaborasi penulis,” jelas Dr. Ayu Diza.
Melalui pendekatan tersebut, peneliti dapat memperoleh gambaran mengenai isu-isu yang sedang banyak dikaji dalam suatu bidang.
Pemetaan ini juga dapat membantu mengidentifikasi kesenjangan pengetahuan (research gap), menemukan peluang penelitian baru, serta mengetahui posisi suatu penelitian dibandingkan dengan studi-studi sebelumnya.
Setelah sesi pemaparan materi, peserta mengikuti praktik langsung menggunakan berbagai tools untuk mendukung penyusunan artikel review.
Sesi praktik tersebut sekaligus menjadi bagian dari persiapan para peserta sebelum terlibat dalam pendampingan penyusunan artikel review bagi dosen serta mahasiswa S2 dan S3 Fakultas Kehutanan Unhas.
Workshop dan ToT tersebut berlangsung selama dua hari, yakni Sabtu-Minggu, 22-23 Agustus 2026. []

