Rastranews.id – Kesadaran lansia untuk menjalani gaya hidup sehat menunjukkan peningkatan signifikan di berbagai daerah. Aktivitas fisik ringan, pola makan seimbang, dan keterlibatan sosial menjadi tiga pilar utama yang kini semakin banyak diterapkan para warga lanjut usia.

Dalam pantauan selama dua bulan terakhir, sejumlah ruang publik seperti taman kota, lapangan olahraga, hingga pusat layanan terpadu terlihat lebih ramai oleh aktivitas para lansia.

Kegiatan yang paling diminati adalah senam pagi, jalan santai, yoga lansia, serta kelas kebugaran rendah dampak (low impact exercise).

Menurut dr. Siti Rahmah, dokter geriatri di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cempaka, meningkatnya partisipasi lansia dalam kegiatan olahraga tidak lepas dari dorongan keluarga serta kemudahan akses terhadap program komunitas.

“Lansia sekarang semakin paham bahwa aktivitas ringan saja sudah sangat membantu meningkatkan kualitas hidup mereka. Yang penting konsisten dan dilakukan sesuai kondisi tubuh,” ujarnya.

Selain olahraga, perubahan juga tampak pada pola makan. Banyak lansia yang kini mengikuti anjuran konsumsi makanan tinggi serat, rendah garam, dan cukup protein untuk menjaga massa otot. Beberapa posyandu lansia juga mulai menyediakan sesi edukasi nutrisi setiap bulan.

Tak hanya aspek fisik, aspek mental dan sosial juga menjadi perhatian. Komunitas hobi seperti klub berkebun, kelompok membaca, dan kelas seni semakin diminati karena dapat mencegah rasa kesepian yang sering dialami lansia.

Menurut Rudi Hartono, Koordinator Komunitas Lansia Sehat Kecamatan Senayan, kegiatan sosial merupakan kunci menjaga semangat hidup para lansia.

“Mereka merasa kembali punya ruang untuk bersosialisasi. Ini sangat berpengaruh pada kesehatan emosional,” katanya.

Pemerintah daerah setempat turut mendorong tren ini melalui program Gerakan Lansia Bugar, yang menyediakan fasilitas dan instruktur senam gratis setiap akhir pekan.

Dengan meningkatnya kesadaran gaya hidup sehat, diharapkan para lansia dapat menikmati masa tua yang lebih mandiri, produktif, dan berkualitas. Pemerintah, keluarga, serta komunitas dinilai perlu terus berkolaborasi agar tren positif ini dapat terus berkembang.(JY)