Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Timur mengalami banjir berkepanjangan sejak 20 November.
Beberapa rumah mengalami kerusakan berat akibat banjir dan longsor.
Prajurit Kodam IM melaksanakan evakuasi malam hari dan memperkuat posko darurat di titik-titik yang sulit dijangkau.
Di Langsa, Gayo Lues, Aceh Barat, Subulussalam, Aceh Singkil, dan Aceh Utara, ribuan rumah terendam banjir.
Sebagian akses jalan terputus, sementara sejumlah desa terisolasi.
Babinsa di seluruh wilayah tersebut bergerak membantu transportasi warga, membagikan makanan siap saji, dan membersihkan fasilitas umum yang terdampak.
Banjir di Aceh Selatan telah merendam rumah dan kebun warga di 18 kecamatan.
Meski air mulai surut, prajurit TNI tetap berada di lokasi untuk membantu proses pembersihan serta mendata kerusakan secara menyeluruh.
Pangdam IM Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, menegaskan bahwa prajurit Kodam Iskandar Muda harus senantiasa hadir untuk rakyat, terlebih dalam situasi darurat seperti saat ini.
Ia menekankan pentingnya kecepatan, ketulusan, dan kesigapan dalam memberi pertolongan.
“Saya instruksikan seluruh prajurit Kodam Iskandar Muda untuk bergerak cepat dan selalu berada di garis terdepan dalam membantu masyarakat yang terdampak banjir dan tanah longsor. Kehadiran TNI harus memberikan rasa aman, membantu evakuasi, dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi,” ujarnya.
Beliau menambahkan bahwa peran TNI tidak hanya berhenti pada tahap evakuasi, tetapi juga mencakup pemberian layanan kesehatan, dukungan logistik, serta memastikan pengungsi mendapatkan perlindungan yang layak.
Koordinasi terus dilakukan dengan BPBD, pemerintah daerah, dan seluruh unsur penanganan bencana agar seluruh langkah tanggap darurat berjalan terpadu dan efektif.
“Kami tidak akan meninggalkan masyarakat dalam kondisi sulit. Prajurit Kodam IM akan tetap berada di lapangan hingga kondisi benar-benar pulih,” tegas Pangdam.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan, terutama di wilayah yang berpotensi terjadi banjir susulan atau longsor.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu mengikuti arahan petugas, segera mengungsi ke tempat aman jika situasi memburuk, serta memantau informasi resmi dari BMKG dan BPBD. Keselamatan rakyat selalu menjadi prioritas utama,” tambahnya.
Dengan dukungan penuh dari prajurit Kodam Iskandar Muda yang bekerja tanpa mengenal lelah, diharapkan penanganan bencana di seluruh wilayah Aceh dapat berjalan lebih baik hingga keadaan kembali normal. (MA)


