Rastranews.id, Bogor – Timnas U-23 Indonesia harus mengakui keunggulan Timnas Mali dengan skor 0-3 dalam laga uji coba jelang SEA Games 2025.
Pertandingan yang digelar di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, pada Sabtu (15/11/2025) malam itu menjadi ujian berat bagi skuad asuhan Indra Sjafri.
Gol-gol Mali dilesakkan oleh Sekou Doucoure (5′), Wilson Samake (34′), dan Moulaye Haidara (90+1′).
Meski kalah telak, performa Garuda Muda tidak sepenuhnya mengecewakan.
Beberapa peluang tercipta namun penyelesaian akhir masih menjadi kelemahan utama.
Menanggapi hasil ini, pelatih Timnas U-23 Indonesia, Indra Sjafri menegaskan bahwa timnya sedang dalam tahap pembentukan dengan banyak wajah baru.
“Skuad U-23 saat ini berbeda dengan yang sebelumnya. Komposisi pemain berubah, termasuk kehadiran pemain abroad seperti Ivar Jenner dan Mauro Zijlstra,” ujar Indra.
Ia menegaskan bahwa hasil uji coba kali ini tidak bisa menjadi ukuran akhir menjelang SEA Games.
“Kualitas lawan di SEA Games tidak sama seperti Mali, jadi tidak bisa langsung dibandingkan. Tapi tentu saja banyak yang harus diperbaiki, termasuk produktivitas dan respons pemain terhadap tekanan,” tambah Indra.
Pelatih berpengalaman itu menyoroti masalah penyelesaian akhir dan reaksi tim terhadap tekanan lawan.
“Kami punya peluang, meski tidak banyak. Dari situ saja sudah terlihat apa yang perlu dievaluasi. Yang jelas, lawan malam ini punya kualitas bagus dan itu jadi pelajaran penting,” ujarnya.
Timnas U-23 masih punya waktu untuk memperbaiki kekurangan sebelum bertolak ke ajang SEA Games 2025.
Uji coba melawan Mali menjadi cermin untuk meningkatkan kesiapan, terutama di sektor organisasi permainan dan mental bertanding. (MU)


