Rastranews.id, Aceh – Respons cepat Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali menjadi faktor penting dalam penanganan bencana di Aceh.

Setelah sebelumnya mengirim tim medis pada awal Desember, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, kembali memimpin langsung penyaluran bantuan lanjutan termasuk pengerahan 100 tenaga kesehatan—untuk korban banjir di Aceh Tamiang, Kamis, 11 Desember 2024.

Salah satu anggota tim yang pertama diterjunkan pada fase awal adalah dr. Muh Ilham Iskandar, SpPD. Saat dihubungi, ia masih mengingat jelas suasana ketika tim relawan memasuki Pidie Jaya.

Udara lembap, bau lumpur pekat, jalan yang rusak, serta bangunan yang porak-poranda menyambut mereka bahkan sebelum melihat pusat lokasi terdampak.

“Gambaran itu sulit dihapus dari ingatan,” ujarnya.

Menurut dr. Ilham, langkah cepat Gubernur Sulsel menjadi penentu keberhasilan mobilisasi awal ke Aceh.

“Dalam satu malam, Bapak Gubernur langsung bentuk tim dan mengirim kami ke tiga provinsi terdampak. Itu sebabnya kami bisa bergerak cepat,” katanya.

Tim medis Sulsel bersama rombongan Unhas awalnya mendarat di Banda Aceh untuk melapor ke Posko HEOC.

Mereka kemudian diarahkan ke Kabupaten Pidie Jaya dan berkoordinasi dengan Tim RSUD Pidie Jaya dan tim relawan lainnya.

Melalui kolaborasi lintas lembaga—Pemprov Sulsel, Unhas, Unsyiah, TBM Calcaneus, dan Keperawatan Unhas (Siaga Ners), terkhusus tim dari RSUD Pidie Jaya yang menyediakan kami sarana ambulans sehingga mobile klinik bisa terlaksana.