Makassar – Di tengah maraknya aksi unjuk rasa yang berakhir anarkis di berbagai daerah di Indonesia, hanya tiga Gubernur yang disebutkan berani turun langsung menemui dan berdialog dengan massa demonstran di wilayahnya.
Ketiganya adalah Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengkubuwono X, dan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman.
Dalam keterangan tertulis Pemprov Sulsel, Sabtu (30/8/2025) disebutan, ketiga gubernur ini berbaur dengan massa pendemo di wilayahnya masing masing.
KDM sebutan akrab Gubernur Jabar mengenakan pakaian khasnya yang berwarna putih, dengan wajah yang penuh odol, karena ikut di tengah pengunjuk rasa merasakan perihnya gas air mata.
Sementara Sri Sultan Hamengubuwono X mengenakan jaket hitam menemui massa di dua lokasi, diiringi alunan gending gamelan. Sedangkan Sudirman Sulaiman mengenakan setelan jaket biru di depan kantor Gubernur Sulsel.
Ketiganya sama-sama mengimbau kepada seluruh warganya untuk menjaga keamanan dan ketertiban umum. “Mari kita sama-sama menahan diri dan menjaga Sulawesi Selatan yang kita cintai ini,” seru Sudirman.
Ketiga gubernur ini saat berada di kerumunan massa dikawal ketat aparat keamanan. Bahkan Sri Sultan sempat oleh TNI disiapkan tameng di atas kepalanya untuk menghidari atau mencegah ada oknum pendemo yang melempar. (HL)