Makassar, RastraNews.id – Universitas Hasanuddin (Unhas) menerima apresiasi dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Makassar atas kontribusinya sebagai salah satu wajib pajak besar sepanjang 2025.
Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas komitmen Unhas dalam menerapkan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, serta patuh terhadap ketentuan perpajakan.
Di lingkungan perguruan tinggi berbadan hukum, tata kelola keuangan yang baik menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan institusi.
Pengelolaan anggaran yang transparan, penyusunan laporan keuangan yang andal, serta kepatuhan terhadap regulasi fiskal dinilai menjadi fondasi utama untuk mendukung pelaksanaan pendidikan, penelitian, inovasi, hingga pengabdian kepada masyarakat.
Atas komitmen tersebut, KPP Madya Makassar memberikan penghargaan kepada Unhas sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi signifikan terhadap penerimaan negara sekaligus kepatuhan dalam memenuhi kewajiban perpajakan.
Penghargaan diserahkan Kepala Seksi Pengawasan I KPP Madya Makassar, Damayanti, kepada jajaran Unhas di sela Workshop Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasi Semester I Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan Bidang Perencanaan, Pengembangan, dan Keuangan Unhas.
Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Pengembangan, dan Keuangan Unhas, Prof. Subehan, mengatakan tata kelola keuangan yang akuntabel merupakan salah satu pilar penting dalam membangun perguruan tinggi yang unggul dan dipercaya masyarakat.
Menurutnya, akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan menjadi syarat utama untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus mendukung pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi.
“Penghargaan ini menunjukkan bahwa tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan patuh terhadap regulasi merupakan fondasi penting dalam membangun universitas riset yang kredibel, dipercaya publik, dan berkelanjutan. Komitmen ini akan terus kami perkuat untuk mendukung pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi,” ujar Prof. Subehan.
Sementara itu, Damayanti menyampaikan bahwa Unhas selama beberapa tahun terakhir menjadi salah satu institusi yang memberikan kontribusi besar terhadap penerimaan pajak di wilayah kerja KPP Madya Makassar.
Selain nilai kontribusi yang terus meningkat, kualitas administrasi perpajakan di lingkungan kampus juga dinilai semakin baik.
Ia menegaskan, penghargaan tersebut tidak hanya diberikan berdasarkan besarnya setoran pajak, tetapi juga mempertimbangkan konsistensi institusi dalam memenuhi seluruh kewajiban perpajakan.
“Kami juga melihat peningkatan kepatuhan dalam pemenuhan kewajiban perpajakan, termasuk penyampaian SPT Tahunan yang semakin baik. Kombinasi keduanya mencerminkan budaya tata kelola institusi yang semakin matang, transparan, dan bertanggung jawab,” kata Damayanti.
Workshop yang digelar di Aula Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pendidikan (LPMPP) Universitas Hasanuddin pada Senin (6/7) tersebut diikuti sekitar 21 pengelola keuangan dan perbendaharaan dari berbagai unit kerja di lingkungan Unhas.
Selain difokuskan pada penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasi Semester I Tahun Anggaran 2026, kegiatan ini juga menjadi wadah memperkuat sinergi antara Unhas dan KPP Madya Makassar dalam mendorong penerapan tata kelola keuangan yang semakin efektif, transparan, akuntabel, serta berkelanjutan. []

