Rastranews.id, Makassar — Kopi Toraja tak hanya dikenal karena cita rasanya, tetapi juga menjadi penopang ekonomi ribuan warga di Sulawesi Selatan.
Berdasarkan hasil Sensus Pertanian 2023, tercatat sebanyak 68.883 unit petani kopi tersebar di berbagai daerah di Sulsel.
Data yang dikutip Rastranews dari BPS Sulawesi Selatan, Minggu (21/12/2025), menunjukkan lima daerah dengan jumlah petani kopi terbanyak menjadi tulang punggung produksi kopi daerah.
Tana Toraja menempati posisi teratas dengan 20.056 unit petani, disusul Gowa sebanyak 12.377 unit petani. Enrekang berada di urutan ketiga dengan 7.138 petani, sementara Sinjai mencatat 5.543 petani dan Bulukumba 5.389 petani kopi.
BPS mendefinisikan petani sebagai unit usaha pertanian perorangan yang mengelola kegiatan pertanian dengan tujuan sebagian atau seluruh hasilnya untuk dijual atau ditukar.
Data ini menegaskan peran strategis petani lokal dalam menjaga eksistensi kopi Sulawesi Selatan agar tetap berdaya saing di pasar nasional hingga internasional.
Dukungan terhadap produk kopi lokal pun dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan sektor ini. (MU)

