Makassar, RastraNews.id – Politeknik Bosowa resmi menyambut para mahasiswa baru melalui rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB).
Tahun ini, Politeknik Bosowa berfokus mendorong para mahasiswa untuk siap bersaing di tingkat internasional (Go Global) melalui program pemagangan hingga penyerapan tenaga kerja di luar negeri.
Direktur Politeknik Bosowa, Dr. Isminarti, mengungkapkan bahwa saat ini tercatat ada 88 mahasiswa baru yang telah terdaftar.
Jumlah tersebut dipastikan masih akan bertambah seiring berlangsungnya proses seleksi beasiswa BTS.
“Tahun ini ada 88 mahasiswa baru. Selain itu, ada program beasiswa BTS untuk 10 orang yang masih dalam proses seleksi. Hari ini baru empat orang yang bergabung, sementara enam lainnya masih seleksi. Jika lulus semua, total mahasiswa baru kita menjadi 98 orang,” ujar Isminarti saat ditemui di sela-sela kegiatan PKKMB di Universitas Bosowa.

Sebelum bergabung dalam PKKMB gabungan bersama Universitas Bosowa, para mahasiswa baru telah mengikuti kegiatan internal bertajuk “Potensial di Politeknik Bosowa’.
Fokus Magang dan Karir Internasional
Isminarti menjelaskan, perbedaan utama fokus pembinaan mahasiswa baru tahun ini terletak pada pengarahan intensif untuk program pemagangan internasional, khususnya ke Taiwan dan Jepang.
Program ini selaras dengan upaya mendukung program pemerintah dan BP3MI terkait pengiriman tenaga kerja maupun pemagang berketerampilan ke luar negeri.
”Tahun ini kita lebih banyak mengarahkan mahasiswa untuk magang ke luar negeri. Apalagi ada program pemerintah untuk memberangkatkan 100 ribu pemagang atau pekerja ke luar negeri. Mahasiswa baru ini kami siapkan sebagai cikal bakal yang akan berangkat tahun depan,” jelasnya.
Ia menambahkan, rekam jejak program magang internasional Politeknik Bosowa telah menunjukkan hasil nyata.
Seluruh alumni yang sebelumnya menyelesaikan program magang di Taiwan tahun ini berhasil direkrut kembali secara profesional oleh perusahaan tempat mereka magang.
”Saat ini sudah ada 12 alumni yang dipanggil kembali untuk bekerja di sana dan seluruh biayanya ditanggung oleh perusahaan. Kami berharap alumni di luar negeri ini bisa memberikan kontribusi dan motivasi bagi adik-adik tingkatnya,” tuturnya.
Guna mengatasi kendala pembiayaan keberangkatan bagi mahasiswa dan alumni, pihak kampus telah menjalin kerja sama strategis dengan sektor perbankan dan grup perusahaan di bawah naungan Bosowa.
Langkah ini diharapkan dapat mempermudah akses finansial sehingga para lulusan bisa langsung terserap di duania kerja internasional. []


