RastraNews.id, Makassar – Sulawesi Selatan (Sulsel) tercatat sebagai provinsi dengan populasi kuda terbanyak di Indonesia pada tahun 2025.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, dari total 142.023 ekor kuda yang ada secara nasional, sebanyak 84,25 persen di antaranya berada di tiga wilayah, yakni Sulsel, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Sulsel menempati peringkat pertama dengan jumlah populasi kuda mencapai 43.564 ekor, disusul NTT sebanyak 41.983 ekor, dan NTB 34.119 ekor.

Sementara itu, Jawa Barat berada di posisi keempat dengan 5.402 ekor, dan Jawa Timur di peringkat kelima dengan 4.412 ekor.

Bagi masyarakat Sulsel, NTT, dan NTB, kuda bukan sekadar hewan ternak. Kuda memiliki nilai sosial dan budaya yang kuat
serta menjadi bagian dari identitas lokal.

Di Sulsel, khususnya di Jeneponto, kuda dikenal dalam tradisi kuliner seperti Coto Kuda dan Gantala, yang telah menjadi ikon daerah.

Di NTB, terutama wilayah Sumbawa dan Bima, kuda lekat dengan tradisi Pacu Jara, balapan kuda tradisional yang masih dilestarikan hingga kini.

Sementara di NTT, khususnya di Pulau Sumba, terdapat ritual adat Pasola, sebuah tradisi perang ketangkasan berkuda yang sarat nilai budaya dan spiritual.

Data ini menunjukkan bahwa kuda di wilayah timur Indonesia tidak hanya berperan dalam sektor peternakan, tetapi juga menjadi bagian penting dari kehidupan sosial, ekonomi, dan kebudayaan masyarakat setempat. (MU)

Sumber: BPS – Peternakan Dalam Angka 2025