RastraNews.id, Makassar— Satu tahun masa kepemimpinan Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang bersama Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin menunjukkan berbagai capaian positif yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Hal ini tergambar dari hasil survei independen Jaringan Suara Indonesia (JSI) yang menilai kondisi Kabupaten Gowa semakin membaik.

Husniah Talenrang menegaskan prinsip utama pemerintahannya adalah memastikan kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan seluruh lapisan masyarakat, baik di wilayah dataran rendah maupun dataran tinggi.

“Pemerintahan ini harus benar-benar dirasakan seluruh masyarakat tanpa terkecuali. Mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, sosial, keamanan, bahkan hal-hal kecil sekalipun, sebisa mungkin kami hadir di tengah-tengah masyarakat,” ungkapnya didampingi Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin pada Peringatan 1 Tahun Kepemimpinan Hati Damai di Istana Tamalate, Jumat (20/2).

Berdasarkan survei JSI, sebanyak 73,2 persen masyarakat menilai kondisi Kabupaten Gowa semakin baik, 78,4 persen menyatakan kepemimpinan Hati Damai berhasil, dan 80,9 persen masyarakat puas terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Gowa.

Menurut Husniah, capaian tersebut menunjukkan stabilitas daerah tetap terjaga dan pelayanan publik mengalami perbaikan. Meski demikian, ia menegaskan hasil survei harus menjadi bahan evaluasi berkelanjutan.

“Hasil ini menunjukkan stabilitas daerah terjaga, pelayanan publik membaik, dan dinamika sosial berjalan lebih kondusif. Tapi evaluasi bukan untuk berpuas diri, melainkan cermin agar kita terus memperbaiki diri,” ujarnya.

Dari sisi ekonomi, pertumbuhan Kabupaten Gowa tercatat melampaui rata-rata Provinsi Sulawesi Selatan maupun nasional.

Hingga triwulan III tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Gowa mencapai 7,05 persen, lebih tinggi dibanding Sulawesi Selatan sebesar 5,24 persen dan nasional 5,01 persen.

Angka kemiskinan juga menunjukkan tren penurunan dari 6,86 persen pada 2024 menjadi 6,64 persen pada 2025. Capaian ini menempatkan Gowa dalam posisi lebih baik dibanding rata-rata provinsi dan nasional.

Pada sektor pembangunan manusia, indikator pendidikan dan kesehatan turut mengalami peningkatan. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Gowa kini berada pada kategori tinggi.

Hasil survei JSI juga mencatat sektor pendidikan menjadi bidang dengan tingkat kepuasan tertinggi sebesar 92,5 persen, disusul keamanan 87,5 persen, pelayanan publik 86,6 persen, dan kesehatan 86,4 persen.

Untuk program prioritas, Gowa Bersih menjadi program paling dikenal masyarakat, sementara tingkat kepuasan tertinggi tercatat pada program Gowa Cerdas dan Gowa Aman.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Gowa menetapkan sejumlah fokus prioritas berdasarkan hasil survei, antara lain peningkatan infrastruktur jalan dan drainase, penciptaan lapangan kerja, pemberdayaan UMKM, pengentasan kemiskinan ekstrem, pemerataan pendidikan dan beasiswa, serta modernisasi sistem persampahan.

Selama satu tahun kepemimpinan, Pemkab Gowa juga berhasil meraih 20 penghargaan di berbagai bidang. Namun Husniah menegaskan penghargaan bukan tujuan akhir, melainkan pengakuan atas kerja kolektif seluruh elemen.

“Hati Damai bukan sekadar tagline, tetapi fondasi kepemimpinan. Ia adalah niat yang bersih, langkah yang tenang, dan keputusan yang adil. Satu tahun telah kita jalani bersama, dan hari ini kita melihatnya dengan jernih, dengan data, dan dengan harapan,” pungkasnya.

Salah satu warga Pallangga turut mengakui kepemimpinan Hati Damai membawa perubahan positif, khususnya melalui program Gowa Bersih atau Annangkasi yang dinilai mampu mendorong kesadaran masyarakat menjaga lingkungan. (rls/mu)