Rastranews.id, Makassar – Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan mencatat mayoritas penduduk lanjut usia (lansia) masih tinggal bersama keluarga.

Namun, Data Statistik Penduduk Lanjut Usia 2025 menunjukkan, terdapat 2,51 persen lansia yang hidup sendiri.

“Sementara sisanya tinggal dengan pasangan maupun keluarga besar,” ungkap BPS Sulsel, dikutip Rastranews di akun sosial, Kamis (8/1/2026).

Berdasarkan data tersebut, 41,80 persen lansia tinggal bersama tiga generasi, yakni bersama anak dan cucu atau bersama orang tua dan anak.

Sementara 35,09 persen lansia tinggal bersama keluarga inti, dan 14,75 persen hidup bersama pasangan.

Adapun kategori lainnya tercatat sebesar 5,85 persen.

BPS mendefinisikan lansia sebagai penduduk berusia 60 tahun ke atas.

Pola tinggal ini mencerminkan kuatnya nilai kekeluargaan di Sulawesi Selatan, sekaligus menjadi indikator penting dalam perencanaan kebijakan sosial, kesehatan, dan perlindungan lansia.

Meski jumlah lansia yang tinggal sendiri relatif kecil, BPS menilai kelompok ini tetap perlu mendapat perhatian khusus karena lebih rentan secara sosial maupun ekonomi. (MU)

Sumber: BPS Sulawesi Selatan, Statistik Penduduk Lanjut Usia 2025.