RastraNews.id, Makassar — Kabar menggembirakan datang dari Kementerian Agama Republik Indonesia menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Sebanyak 97.122 guru binaan Kemenag dinyatakan lulus sertifikasi guru pada angkatan ke-4 yang prosesnya telah berlangsung sejak 2025.
Dengan capaian ini, total guru Kemenag yang berhasil lulus sertifikasi sepanjang 2025 hingga awal 2026 mencapai 304.661 orang, menandai peningkatan signifikan dalam profesionalitas tenaga pendidik di lingkungan pendidikan keagamaan.
Khusus di wilayah Sulawesi Selatan, tercatat sebanyak 3.202 guru turut lulus sertifikasi pada periode ini. Angka tersebut tersebar di berbagai kabupaten/kota, dengan kontribusi terbesar berasal dari Kabupaten Bone sebanyak 420 guru, diikuti Kabupaten Gowa 280 guru, dan Kabupaten Jeneponto 263 guru.
Selain itu, Kota Makassar menyumbang 211 guru, Kabupaten Bulukumba 185 guru, Kabupaten Sinjai 172 guru, Kabupaten Wajo 164 guru, serta Kabupaten Maros 161 guru. Sementara daerah lainnya seperti Bantaeng (145), Takalar (143), Pinrang (139), Luwu (130), Luwu Utara (105), Enrekang (102), Soppeng (96), Barru (80), hingga wilayah kepulauan seperti Selayar (31) dan Toraja Utara (5) juga turut berkontribusi.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno, menyebut capaian tersebut sebagai kabar baik yang membawa kebahagiaan tersendiri bagi para guru dan keluarga mereka menjelang Lebaran.

“Ini menjadi kabar baik menjelang Lebaran yang menghadirkan kebahagiaan tersendiri bagi guru dan keluarga,” ujarnya di Jakarta, Selasa (17/3/2026).
Sementara itu, Direktur Pendidikan Agama Islam sekaligus Panitia Nasional PPG Kemenag, M. Munir, menegaskan bahwa sertifikasi guru merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kompetensi profesional sekaligus memberikan pengakuan yang layak atas dedikasi guru.
Menurutnya, kelulusan puluhan ribu guru ini juga menjadi bukti nyata komitmen Kemenag dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik. Dengan status tersertifikasi, para guru berhak memperoleh tunjangan profesi sesuai ketentuan.
“Hal ini diharapkan dapat semakin memotivasi guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran serta memperkuat peran guru sebagai pilar utama pembangunan sumber daya manusia Indonesia,” jelasnya.
Sebanyak 97.122 guru yang lulus sertifikasi tahun ini berasal dari 31 bidang studi, mulai dari guru Pendidikan Agama Islam (PAI), guru madrasah untuk mata pelajaran agama maupun umum, hingga guru agama Katolik, Kristen, dan Khonghucu.
Keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi berbagai pihak, mulai dari unit teknis di lingkungan Kemenag, perguruan tinggi penyelenggara Pendidikan Profesi Guru (PPG), hingga para guru yang mengikuti seluruh tahapan sertifikasi dengan penuh dedikasi.
Kemenag berharap capaian ini menjadi energi baru bagi para guru untuk terus meningkatkan profesionalitas dan kualitas layanan pendidikan, sekaligus memperkuat komitmen pemerintah dalam memuliakan peran guru sebagai penjaga masa depan bangsa. (*)

