RastraNews.id, Luwu Utara — Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Sulawesi Selatan terus bergerak melakukan konsolidasi organisasi hingga ke daerah. Seolah tak mengenal lelah, jajaran Kadin Sulsel yang dipimpin langsung Wakil Ketua Umum Kadin Sulsel, Harmansyah, kembali menghadiri Musyawarah Kabupaten (Mukab) Kadin Kabupaten Luwu Utara.

Dalam forum musyawarah tersebut, Sulfikar Idris resmi terpilih sebagai Ketua Kadin Kabupaten Luwu Utara periode 2026–2031.

Pelaksanaan Mukab berlangsung dinamis dan penuh semangat kebersamaan dengan dihadiri para pengurus Kadin, pelaku usaha, tokoh masyarakat, tokoh pemuda hingga unsur pemerintah daerah.

Musyawarah tersebut dibuka langsung oleh Bupati Luwu Utara, Andi Rahim, yang menegaskan pentingnya peran Kadin sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurut Andi Rahim, Luwu Utara memiliki potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, perdagangan hingga UMKM yang membutuhkan dukungan dunia usaha dan investasi agar mampu berkembang lebih cepat.

“Kadin harus menjadi motor penggerak ekonomi daerah. Pemerintah tentu membutuhkan sinergi dengan para pelaku usaha untuk membuka lapangan kerja, meningkatkan investasi, dan memperkuat ekonomi masyarakat,” ujar Andi Rahim.

Ia berharap kepengurusan baru Kadin Luwu Utara mampu membangun kolaborasi yang kuat dengan pemerintah daerah serta menghadirkan program-program yang benar-benar menyentuh kebutuhan pengusaha lokal.

“Pengusaha daerah harus menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri. Karena itu, saya berharap Kadin mampu merangkul seluruh pelaku usaha, termasuk UMKM agar bisa tumbuh dan naik kelas,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Kadin Sulsel, Harmansyah, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Mukab yang berlangsung kondusif dan penuh semangat persatuan.

Menurutnya, konsolidasi organisasi Kadin di seluruh kabupaten/kota menjadi bagian penting dalam memperkuat jaringan dunia usaha di Sulawesi Selatan.

“Kita ingin Kadin hadir sampai ke daerah dan benar-benar menjadi rumah besar bagi pelaku usaha. Program Kadin pusat, provinsi, hingga kabupaten harus berjalan linier agar manfaatnya dirasakan langsung masyarakat dan pengusaha lokal,” tegas Harmansyah.

Ia juga menilai Luwu Utara memiliki peluang ekonomi yang sangat besar apabila didukung kepemimpinan organisasi pengusaha yang solid dan progresif.

“Luwu Utara punya potensi luar biasa. Tinggal bagaimana seluruh kekuatan ekonomi ini dikonsolidasikan dan didorong agar mampu bersaing secara regional maupun nasional,” ujarnya.

Ketua Kadin Luwu Utara terpilih, Sulfikar Idris, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi tersebut selama lima tahun ke depan.

Ia menegaskan komitmennya menjadikan Kadin sebagai wadah kolaborasi seluruh pelaku usaha di Luwu Utara tanpa membedakan latar belakang maupun skala usaha.

“Amanah ini tentu menjadi tanggung jawab besar bagi saya. Kadin harus hadir sebagai mitra strategis pemerintah sekaligus menjadi ruang kolaborasi bagi seluruh pengusaha di Luwu Utara,” ujar Sulfikar.

Menurutnya, kepengurusan baru akan fokus memperkuat sektor UMKM, membuka akses investasi, serta membangun jejaring usaha yang lebih luas bagi pengusaha lokal.

“Kita ingin pengusaha lokal berkembang dan mampu bersaing. UMKM harus diperkuat karena mereka menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya menciptakan iklim usaha yang sehat melalui dukungan regulasi dan kemudahan investasi agar dunia usaha di Luwu Utara semakin berkembang.

“Kita ingin menghadirkan kepastian dan kenyamanan bagi investor maupun pengusaha lokal agar ekonomi daerah bergerak lebih cepat,” tambahnya.

Di akhir kegiatan, prosesi penyerahan bendera pataka Kadin menjadi simbol dimulainya kepemimpinan baru Kadin Kabupaten Luwu Utara periode 2026–2031.

Momentum tersebut sekaligus menandai komitmen bersama untuk memperkuat peran Kadin dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, pengembangan UMKM, serta peningkatan investasi di Kabupaten Luwu Utara.