RastraNews.id, Luwu Timur — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan melalui peluncuran program “Spesialis Juara”, layanan dokter spesialis yang menyasar wilayah terpencil.

Program ini resmi diluncurkan langsung oleh Bupati Irwan Bachri Syam di halaman Puskesmas Mahalona, Kecamatan Towuti, Minggu (26/4/2026).

Peluncuran tersebut menjadi langkah konkret menghadirkan layanan kesehatan spesialis yang lebih dekat dan mudah diakses masyarakat, khususnya di wilayah terpencil seperti Mahalona dan Bantilang yang selama ini memiliki keterbatasan akses layanan.

Program “Spesialis Juara” bertujuan memperluas jangkauan layanan dokter spesialis di daerah terpencil, meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan rujukan, serta mendorong pemerataan layanan kesehatan melalui kolaborasi lintas sektor.

Dalam implementasinya, empat dokter spesialis akan bertugas langsung di Puskesmas Mahalona, meliputi spesialis kandungan, penyakit dalam, anak, serta layanan medis lainnya yang selama ini umumnya hanya tersedia di rumah sakit rujukan.

Dalam sambutannya, Bupati Irwan menyebut peluncuran program ini sebagai momentum penting bagi transformasi layanan kesehatan di daerah.

“Ini adalah langkah bersejarah. Program Spesialis Juara merupakan inovasi unggulan daerah yang lahir dari kolaborasi berbagai pihak di sektor kesehatan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, program tersebut merupakan bagian dari “Garda Sehat”, payung besar inovasi layanan kesehatan di Luwu Timur, yang juga mencakup program satu ambulans satu desa serta peningkatan kualitas fasilitas kesehatan.

Irwan turut mengapresiasi sinergi berbagai pihak, mulai dari Dinas Kesehatan, RSUD I Lagaligo Wotu, rumah sakit swasta seperti RS Primaya Sorowako, hingga dukungan perguruan tinggi dan komunitas kesehatan.

“Melalui kolaborasi ini, kita ingin memastikan layanan kesehatan semakin merata dan dapat dirasakan hingga ke pelosok,” tegasnya.

Ia berharap program ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat sekaligus terus dikembangkan melalui inovasi tenaga kesehatan untuk meningkatkan kualitas layanan.

Peluncuran ditandai dengan pemukulan gong serta pemasangan rompi dan stetoskop kepada para dokter spesialis sebagai simbol dimulainya pelayanan di wilayah terpencil.

Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda, jajaran OPD, manajemen perusahaan, tenaga kesehatan, serta masyarakat Mahalona Raya yang menyambut antusias program tersebut.