Rastranews.id, Bone – SMA Unggulan Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) di Kabupaten Bone resmi membuka penerimaan murid baru dengan tiga jalur seleksi. Sekolah berkonsep internasional yang berpijak pada kearifan lokal ini diproyeksikan menjadi pusat pembinaan generasi unggul diaspora Sulawesi Selatan, baik di dalam negeri maupun mancanegara.
National Leader Project Sekolah Unggulan KKSS, Muhammad Ramli Rahim, menyebut pendirian sekolah ini sebagai wujud konkret komitmen KKSS di bidang pendidikan di bawah kepemimpinan Ketua Umum KKSS Andi Amran Sulaiman, yang juga menjabat Menteri Pertanian RI.
“Komitmen KKSS dalam dunia pendidikan diwujudkan melalui penyelenggaraan sekolah unggulan ini. Kami menghadirkan sekolah bertaraf internasional yang tetap berakar pada kearifan lokal Sulawesi Selatan,” ujar Ramli Rahim dalam keterangannya, Senin (9/2/2026).
Ramli menjelaskan, SMA Unggulan KKSS dirancang sebagai ruang berkumpulnya anak-anak diaspora Sulsel yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia hingga luar negeri untuk menempuh pendidikan selama tiga tahun di Bone.
Sekolah ini menargetkan lulusan dengan kompetensi strategis, mulai dari penguasaan bahasa asing seperti Bahasa Inggris, Arab, dan Mandarin, penguatan nilai keagamaan dengan target hafalan Al-Qur’an 30 juz bagi siswa muslim, hingga pemahaman budaya dan bahasa lokal Sulawesi Selatan.

Selain unggul secara akademik, para siswa juga dipersiapkan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri dan universitas ternama luar negeri, memiliki jejaring diaspora yang kuat, disiplin tinggi, jiwa kewirausahaan, serta kemampuan kepemimpinan dan pemecahan masalah.
“Sekolah ini tidak hanya mencetak siswa cerdas secara akademik, tetapi juga membangun karakter, mental tangguh, dan kepemimpinan berwawasan global,” jelasnya.
Pada tahun ajaran ini, SMA Unggulan KKSS membuka tiga jalur penerimaan murid baru. Pertama, jalur beasiswa penuh berasrama bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Kedua, jalur reguler berasrama dengan biaya SPP Rp1,5 juta per bulan dan uang masuk Rp15 juta yang sudah mencakup fasilitas asrama dan konsumsi. Ketiga, jalur non-asrama yang dikhususkan bagi warga sekitar lingkungan sekolah.
Sementara itu, Ketua Umum KKSS Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa kehadiran SMA Unggulan KKSS merupakan langkah strategis dalam menyiapkan calon pemimpin bangsa di masa depan.
“Kehadiran sekolah ini adalah kontribusi nyata KKSS dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia. Tolong berikan putra-putri terbaik Sulawesi Selatan untuk dididik di sini. Ini sekolah unggulan betul, bukan unggul-unggulan. Kami ingin sekolah ini menjadi percontohan di Indonesia,” tegas Amran.
Melalui kurikulum bertaraf internasional, penguatan karakter, penguasaan multibahasa, serta nilai-nilai keagamaan yang kuat, SMA Unggulan KKSS diharapkan mampu melahirkan generasi Sulawesi Selatan yang siap bersaing dan berkontribusi di tingkat global. (*)

