RastraNews.id, Makassar – Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko menghadiri konferensi pers pengungkapan tindak pidana penyalahgunaan BBM dan LPG bersubsidi yang digelar Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulawesi Selatan bersama jajaran Polres se-Sulsel di Dermaga Pelindo Makassar, Jalan Soekarno, Kota Makassar, Selasa (2/6/2026).
Konferensi pers tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Sulsel Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro.
Kegiatan ini menjadi bukti keseriusan aparat penegak hukum dalam memberantas berbagai praktik penyalahgunaan distribusi energi bersubsidi yang berpotensi merugikan negara maupun masyarakat.
Pengungkapan kasus tersebut juga mencerminkan kuatnya sinergi antarinstansi dalam mengawal penyaluran BBM dan LPG subsidi agar tepat sasaran serta dapat dinikmati oleh masyarakat yang berhak.
“Kami mendukung penuh langkah tegas aparat penegak hukum dalam mengungkap dan menindak pelaku penyalahgunaan BBM dan LPG bersubsidi,”tegas Mayjen Bangun.
“Distribusi energi bersubsidi harus tepat sasaran karena menyangkut kepentingan masyarakat luas. Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan akan terus diperkuat guna mencegah praktik-praktik yang merugikan negara dan rakyat,”sambungnya.
Sebagai informasih, kehadiran Pangdam XIV/Hasanuddin menunjukkan dukungan TNI terhadap upaya penegakan hukum dan pengawasan distribusi energi strategis di wilayah Sulawesi Selatan.
Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dinilai penting untuk menekan praktik penyalahgunaan barang bersubsidi.
Melalui kerja sama yang solid, diharapkan distribusi energi bersubsidi dapat berjalan lebih tertib dan tepat sasaran, sehingga mampu mendukung stabilitas ekonomi, memperkuat ketahanan energi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Penyalahgunaan BBM dan LPG subsidi tidak hanya merugikan negara, tetapi juga menghambat hak masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Karena itu, kami mendukung penuh upaya penegakan hukum yang dilakukan Polda Sulsel dan berharap pengawasan distribusi energi bersubsidi semakin diperketat,” pungkas Mayjen Bangun Nawoko. []

