Rastranews.id, Makassar – Rangkaian kegiatan Side Festival Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-38 telah resmi berakhir pada Rabu (26/11).
Ajang yang digelar sebagai bagian dari PIMNAS 38 ini menjadi wadah bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dan juga siswa di Indonesia untuk menampilkan kreativitas, kemampuan komunikasi, serta bakat terbaik mereka.
Dalam Side Fest PIMNAS 38 tahun ini, panitia membuka kompetisi untuk tiga cabang lomba, yaitu Speech Competition, Reels Competition, dan National Freshmen Talenta Competition.
Kompetisi diikuti mahasiswa dan siswa dari berbagai wilayah, yang menampilkan inovasi dan kreativitas luar biasa.
Ajang ini dikhususkan pada talenta-talenta muda, yaitu siswa SMA dan mahasiswa baru angkatan 2025 dari seluruh Indonesia.
Selain ajang unjuk kreativitas dan inovasi, kompetisi ini juga diharapkan menjadi wadah mengasah potensi talenta muda Indonesia.
Ke depannya, mereka diharapkan dapat meniti jalan prestasi di ajang yang lebih tinggi.
Pendaftaran Side Fest PIMNAS 38 dibuka pada 31 Oktober–15 November 2025. Usai masa pendaftaran, proses seleksi karya berlangsung pada 16–17 November 2025, dengan pengumuman hasil seleksi pada 19 November 2025.
Peserta terpilih mengikuti babak final yang digelar secara luring pada 25 November 2025. Pengumuman pemenang pada 26 November 2025, sekaligus dirangkaikan dengan kegiatan talkshow sebagai penutup rangkaian acara. Rangkaian ini berlangsung di sela-sela PIMNAS ke-38.
Setelah melalui proses seleksi ketat dan penjurian oleh dewan juri profesional, berikut para juara Side Fest PIMNAS 38 tahun 2025:
Speech Competition
Bahasa Indonesia:
– Juara 1: Asbihany Hidzfar (SMA IT Insan Madani Palopo)
– Juara 2: M. Ahsanul Khuluq Taufiq (SMA Negeri 1 Palopo)
– Juara 3: Fyrgie Batari Jonaidi (SMA Negeri 9 Makassar)
Bahasa Inggris:
– Juara 1: Raisa Asilah Taruna (SMA Negeri 1 Maros)
– Juara 2: Greselda Viola Ningrum (SMA Negeri 1 Toraja Utara)
– Juara 3: Maulana Raafi Makbul (SMA Negeri 16 Makassar)
Bahasa Arab:
– Juara 1: Nurul Adelya Zhayna Putri B (SMA IT Al-Fityan School Gowa)
– Juara 2: Fathimah Az Zahra Rafi (SMA IT Al-Fityan School Gowa)
– Juara 3: Rizki Alif Jamaluddin (MA Al-Ikhlas Ujung Bone)
Bahasa Mandarin:
– Pemenang: Muhammad Fatir Al-Isra’ (SMA Negeri 9 Tana Toraja)
National Freshmen Talenta Competition
Lomba Karya Tulis Ilmiah:
– Juara 1: Ja’far Shodiq Hibatullah (Universitas Gadjah Mada)
– Juara 2: Erika Aprilianti Ikhsan (Universitas Hasanuddin)
– Juara 3: Laela Alie (Universitas Hasanuddin)
Essay Inspiratif:
– Juara 1: Hanifa Nabi’il Wining (Institut Teknologi Sepuluh Nopember)
– Juara 2: Nasarah Putri Tarmizi (Universitas Hasanuddin)
– Juara 3: Elvi Kholifatur Rosyidah (Universitas Islam Muhammadiyah Semarang)
Ja’far Shodiq Hibatullah, peraih Juara 1 Lomba Karya Tulis Ilmiah, mengaku tidak menyangka bisa meraih pencapaian sebesar itu.
Ia mengatakan bahwa keberhasilannya merupakan hasil dari kerja keras dan bimbingan intensif bersama dosen pembimbing.
Ja’far menuturkan bahwa kedisiplinan dan dorongan dari dosen membuatnya semakin matang menghadapi kompetisi. Ia juga mengaku sempat mendapat arahan khusus sebelum keberangkatan agar menyiapkan presentasi terbaik.
“Pembimbing berpesan agar saya tidak berangkat ke Makassar jika belum siap tampil maksimal,” kata Ja’far mengenang.
Sementara itu, Hanifa Nabi’il Wining dari ITS yang berhasil meraih Juara 1 kategori Essay Inspiratif, memiliki kisah persiapan yang berbeda.
Hanifa mengungkapkan bahwa ini merupakan pengalaman pertamanya menulis esai dan mengikuti kompetisi akademik. Ia mengaku sama sekali tidak menyangka bisa meraih juara pertama dalam ajang sebesar Side Fest PIMNAS 38.
“Aku belum pernah buat esai sebelumnya, dan ternyata bisa juara 1. Jadi ini berarti aku punya kemampuan,” kata Hanifa.
Berbeda dengan Ja’far yang melalui proses panjang, Hanifa justru menulis esainya dalam waktu sangat singkat tanpa bimbingan dosen.
Ia menyelesaikan tulisannya hanya dalam dua hari sebelum mengirimkan naskah.
Hanifa menilai Side Fest PIMNAS 38 sebagai wadah yang tepat bagi mahasiswa baru dan siswa SMA untuk mengenal dunia ilmiah lebih dekat. Ia menggambarkan ajang tersebut sebagai “versi mini PIMNAS” yang memberikan pengalaman berharga sebelum mengikuti kompetisi nasional sesungguhnya.
“Menurutku ini sangat efektif karena bisa dibilang second PIMNAS, khusus untuk maba dan SMA. Keren sekali, dan bisa jadi peluang bagi mahasiswa yang ingin tahu bagaimana rasanya ikut PIMNAS yang sebenarnya,” tutur Hanifa menutup wawancara.
Kisah Ja’far dan Hanifa menjadi bukti bahwa setiap mahasiswa memiliki jalannya masing-masing dalam meraih prestasi.
Kerja keras, kedisiplinan, dan keyakinan menjadi kunci utama yang membawa mereka menjadi juara di ajang Side Fest PIMNAS 38. (MA)


