Rastranews.id, Makassar – Dalam upaya memperkuat ekosistem pertanian modern yang berkelanjutan, Indibiz Kawasan Timur Indonesia berkolaborasi dengan Samata Green House Hydroponic (SGH) menggelar kegiatan “Hydropreneur Class: Membangun Bisnis Hidroponik yang Tumbuh dan Berkelanjutan”, pada Jumat (31/10/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Plasa Telkom Regional 5, Ruang Business Solution Space, ini menjadi wadah pembelajaran bagi pelaku usaha dan masyarakat untuk memahami peluang bisnis hidroponik sekaligus penerapan teknologi digital dalam pengelolaan pertanian perkotaan.

Sebanyak 70 peserta mengikuti kegiatan ini, terdiri dari 40 peserta luring dan 30 peserta daring. Mereka berasal dari berbagai kalangan, mulai dari wirausaha muda, pelaku UMKM, hingga masyarakat umum yang tertarik mengembangkan bisnis berbasis pertanian modern.

Acara dibuka oleh Senior Manager Regional SME Service Telkom Regional 5, Shafwan.

Ia menekankan pentingnya membangun bisnis yang tidak hanya tumbuh secara ekonomi, tetapi juga berkelanjutan dalam jangka panjang.

“Harapannya sesuai dengan judul kegiatan, yaitu membangun bisnis yang berkelanjutan, bukan hanya di bidang hidroponik tetapi juga dalam cara kerja kita mengelola bisnis ke depan,” ujar Shafwan dalam sambutannya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada SGH Hydroponic atas kolaborasi dan kontribusinya dalam memberikan wawasan praktis kepada peserta.

Sesi berikutnya diisi oleh Digizer On Site Digital Business Technology TelkomGroup, Fitriani Rizky, yang memperkenalkan layanan Indibiz dan produk digital Antarez Eazy.

Dalam pemaparannya, Fitriani menjelaskan bagaimana solusi digital TelkomGroup dapat membantu pelaku usaha mengoptimalkan manajemen bisnis, memperluas pasar, serta meningkatkan efisiensi operasional melalui integrasi teknologi.

Materi utama dibawakan oleh Co-Founder SGH Hydroponic, Andi Fathur Radhy, yang membahas potensi dan peluang bisnis hidroponik di Kota Makassar.

Ia memaparkan tren urban farming sebagai solusi keterbatasan lahan di perkotaan, sekaligus berbagi kisah perjalanan Samata Green House dalam mengembangkan pertanian modern di wilayah urban.

“Urban farming kini menjadi ruang baru bagi masyarakat Makassar untuk berinovasi, mengubah keterbatasan lahan menjadi peluang ekonomi. Saya percaya, dengan kreativitas dan dukungan teknologi, masyarakat dapat menjadi motor penggerak pertanian modern yang berkelanjutan dan bernilai ekonomi tinggi,” ungkapnya.

Melengkapi sesi tersebut, Founder Samata Green House, Nur Al Fauzan turut memberikan penjelasan teknis mengenai proses produksi tanaman hidroponik.

Peserta diperkenalkan pada berbagai jenis tanaman serta teknik menanam dan merawat tanaman hidroponik menggunakan starter kit.

Melalui pendekatan interaktif, peserta memperoleh pengalaman langsung dalam membangun sistem hidroponik skala kecil yang berpotensi dikembangkan menjadi peluang bisnis produktif dan berkelanjutan.

Kegiatan ini sekaligus mempertegas komitmen Indibiz Kawasan Timur Indonesia dalam mendukung pertumbuhan bisnis digital di berbagai sektor, termasuk pertanian.

Kolaborasi antara Indibiz dan Samata Green House menjadi wujud nyata semangat kewirausahaan hijau yang memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan. (MA)