Rastranews.id, Touna – Ruang tahanan bukanlah akhir dari segalanya, setidaknya itulah filosofi yang dipegang teguh oleh Kepolisian Resor (Polres) Tojo Una-Una (Touna).
Setiap malam, usai Salat Magrib, raung tahanan di Mapolres Touna bertransformasi menjadi ruang pembinaan spiritual yang damai bagi para tahanan muslim.
Program rutin ini bukan sekadar mengisi waktu luang, melainkan sebuah inisiatif humanis dan holistik yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kebaikan dan memperkuat iman para tahanan di tengah masa penahanan mereka.
Pada Sabtu malam (15/11/2025), kegiatan diawali dengan Salat Magrib berjamaah yang khusyuk, dilanjutkan dengan membaca Al-Qur’an bersama-sama.
Kapolres Tojo Una-Una, AKBP Yanna Djayawidya, melalui Kasihumas Iptu Martono, menjelaskan bahwa program ini merupakan wujud komitmen Polres Touna terhadap pembinaan yang komprehensif.
“Fokus kami tidak hanya pada aspek penegakan hukum semata, tetapi juga pada pembinaan mental dan spiritual,” tegas Iptu Martono dikutip, Minggu (16/11/2025).
“Salat dan mengaji rutin ini adalah upaya nyata kami untuk memberikan para tahanan waktu merefleksikan diri, mengambil jeda, dan menanamkan kembali nilai-nilai kebaikan yang sempat hilang,” sambungnya.
Menurut Iptu Martono, aktivitas keagamaan ini memiliki peran krusial dalam menjaga kondusivitas di dalam ruang tahanan dan menghilangkan kejenuhan.
“Jangka panjangnya, kegiatan ini diharapkan menjadi bekal spiritual yang positif bagi mereka ketika nanti kembali membaur dengan masyarakat,” tambah Iptu Martono.
Pendekatan humanis yang ditekankan oleh Kapolres AKBP Yanna Djayawidya menjadi kunci sukses program ini.
Kasihumas menambahkan bahwa filosofi di balik pembinaan ini adalah memberikan kesempatan kedua bagi setiap individu.
“Bapak Kapolres selalu berpesan agar pendekatan kita kepada tahanan harus mengedepankan sisi kemanusiaan. Kami berharap, melalui bimbingan rohani ini, mereka bisa mengambil pelajaran berharga dan bertekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik setelah bebas nanti,” tuturnya.
Inisiatif rutin ini menunjukkan bahwa di tengah tugas penegakan hukum, Polres Touna tetap memprioritaskan aspek kemanusiaan, memberikan ruang bagi para tahanan untuk memperbaiki diri di balik keterbatasan.(JY)


