RastraNews.id, Makassar — Dinas Sosial (Dissos) Makassar menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pelaksanaan Program Piloting Digitalisasi Bantuan Sosial (Bansos) dengan memperkuat integrasi data dan kesiapan infrastruktur digital.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya mewujudkan sistem penyaluran bantuan sosial yang lebih efektif, transparan, akuntabel, dan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.
Kepala Dissos Makassar, Andi Bukti Djufrie, menegaskan bahwa akurasi dan validitas data menjadi fondasi utama dalam keberhasilan transformasi digital di sektor bantuan sosial.
“Data yang terintegrasi dan tervalidasi menjadi faktor penting untuk memastikan proses penyaluran bantuan dapat berjalan lebih efisien, tepat sasaran, serta menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” ujar Andi Bukti Djufrie, Selasa (2/6/2026).
Menurutnya, digitalisasi bantuan sosial tidak hanya bertujuan mempercepat proses penyaluran, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Pemanfaatan teknologi digital memungkinkan pemerintah memperkuat sistem pengawasan, mempercepat proses administrasi, serta meminimalkan potensi kesalahan dalam pendataan maupun distribusi bantuan.
Ia menilai digitalisasi bansos merupakan salah satu kunci dalam membangun sistem kesejahteraan sosial yang lebih adil, inklusif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Kehadiran sistem digital diharapkan mampu menghadirkan tata kelola bantuan sosial yang modern dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Program Piloting Digitalisasi Bansos juga diharapkan menjadi solusi atas berbagai tantangan yang selama ini dihadapi dalam penyaluran bantuan sosial, seperti tumpang tindih data penerima, ketidaktepatan sasaran, hingga proses administrasi yang memerlukan waktu panjang. (*)

