RastraNews.id, Luwu Timur – Kondisi rumah milik Jusmani (36), warga Desa Lambarese, Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur, yang terlihat rusak dan tidak layak huni mendapat perhatian dari pemerintah desa bersama Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Luwu Timur.

Rumah semi permanen tersebut tampak mengalami kerusakan di sejumlah bagian bangunan akibat lama tidak ditempati dan minim perawatan.

Kepala Desa Lambarese, Lukman Somba Rony, menjelaskan bahwa rumah milik Jusmani sebenarnya sudah cukup lama kosong sejak pemiliknya menikah sekitar dua tahun lalu.

Menurutnya, kondisi bangunan terus mengalami penurunan karena tidak lagi dihuni secara aktif.

“Rumah itu sudah ditinggalkan penghuninya sejak menikah kurang lebih dua tahun lalu. Karena tidak ditempati dan kurang diperhatikan, bangunannya perlahan rusak dan mulai lapuk,” ujar Lukman.

Ia mengungkapkan, pemerintah desa sebenarnya telah beberapa kali turun langsung ke lokasi untuk melakukan pendataan dan pengecekan kondisi rumah tersebut. Namun proses pendataan belum berjalan maksimal lantaran penghuni rumah sering tidak berada di tempat saat petugas datang.

“Sudah beberapa kali kami melakukan pendataan, tetapi penghuni rumah sering tidak berada di lokasi,” katanya.

Lukman juga menjelaskan bahwa rumah Jusmani berada berdampingan dengan rumah orang tuanya yang sebelumnya telah menerima bantuan program bedah rumah dari pemerintah.

Sementara itu, pihak Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Luwu Timur turut bergerak cepat menindaklanjuti informasi dan pemberitaan terkait kondisi rumah tersebut.

Penata Kelola Perumahan Dinas Perkimtan Luwu Timur, Andi Makkasau, bahkan turun langsung ke lokasi untuk melakukan verifikasi lapangan dan pendataan teknis.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari proses peninjauan kemungkinan pengalokasian bantuan melalui Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Pemerintah daerah memastikan setiap usulan bantuan akan melalui tahapan verifikasi administrasi dan survei teknis agar penyaluran program tepat sasaran dan sesuai kriteria penerima manfaat.

Kondisi rumah Jusmani kini menjadi perhatian warga sekitar karena dinilai membutuhkan penanganan segera demi menjamin keamanan dan kelayakan tempat tinggal bagi pemiliknya.