Rastranews.id, Makassar — Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras, menghadiri Reuni Akbar Putih Abu-Abu Angkatan 1993 se-Kota Makassar yang digelar di Balai Prajurit Manunggal, Jalan Jenderal Sudirman, Senin (23/3/2026) malam Kemarin.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban itu mempertemukan ratusan alumni lintas sekolah. Momentum ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus menghidupkan kembali kenangan masa putih abu-abu yang telah berlalu lebih dari tiga dekade.

Andi Iwan hadir dengan tampilan santai mengenakan celana jeans dan kemeja biru, didampingi Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin. Kehadiran keduanya menjadi perhatian sekaligus menambah semangat kebersamaan para alumni.

Dalam kesempatan tersebut, Andi Iwan menegaskan bahwa reuni tidak boleh berhenti pada nostalgia semata. Ia menilai, alumni Angkatan 1993 yang kini telah tersebar di berbagai sektor merupakan kekuatan besar yang harus dimanfaatkan untuk memberikan kontribusi nyata bagi daerah.

“Reuni seperti ini jangan hanya jadi ajang cerita masa lalu. Kita ini sudah berada di posisi masing-masing, ada di pemerintahan, dunia usaha, dan sektor strategis lainnya. Artinya, kita punya tanggung jawab lebih besar untuk berbuat,” tegasnya.

Ia menekankan, jaringan alumni yang kuat harus diarahkan menjadi kekuatan kolektif dalam mendorong pembangunan, khususnya di Kota Makassar dan Sulawesi Selatan secara umum.

“Kita ini aset. Kalau hanya kumpul tanpa arah, itu rugi. Harus ada kontribusi nyata, minimal gagasan, maksimal aksi. Kota ini butuh energi dari orang-orang yang punya pengalaman dan kapasitas,” ujar Andi Iwan dengan nada tegas.

Lebih lanjut, politisi Partai Gerindra itu juga mengingatkan pentingnya solidaritas lintas profesi dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan. Menurutnya, kolaborasi antaralumni dapat menjadi motor penggerak lahirnya inovasi dan solusi konkret.

“Jangan jalan sendiri-sendiri. Kalau kita bersatu, jejaring ini bisa menjadi kekuatan besar yang mendorong perubahan. Ini bukan soal siapa paling sukses, tapi bagaimana kita memberi dampak,” katanya.

Ia juga mendorong agar forum alumni seperti ini tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mampu melahirkan program berkelanjutan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Harus ada tindak lanjut. Buat program, bangun kolaborasi, dan pastikan kehadiran kita dirasakan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, turut mengapresiasi terselenggaranya reuni lintas sekolah tersebut. Ia menilai, alumni angkatan 1993 merupakan aset strategis yang memiliki potensi besar untuk mendukung pembangunan kota.

Reuni Akbar Putih Abu-Abu 93 ini tidak hanya menjadi ruang temu kangen, tetapi juga diharapkan menjadi titik awal penguatan kolaborasi dan kontribusi nyata para alumni bagi kemajuan Makassar ke depan.