Rastranews.id, Makassar – Thomas Trucha membeberkan alasan sampai ia menerima pinangan PSM Makassar untuk menjadi pelatih kepala. Salah satu alasan karena kondisi yang dialami Juku Eja yang cukup mengalami kesulitan sejak Super League 2025-2026 musim ini bergulir.
“Secara pribadi, ini kesempatan dan tantangan juga (melatih PSM Makassar). Seperti kita tahu, posisi PSM saat ini. Dan di mana posisi PSM seharusnya,” ungkap pelatih asal Cheko ini saat dieprkenalkan sebagai pelatih baru PSM, di Store PSM, Selasa malam (28/10/2025).
Sejak kompetisi bergulir, Juku Eja memang cukup kesulitan meraih kemenangan. Di awal kompetisi saja, Pasukan Ramang hanya mampu bermain imbang dalam tiga laga beruntun.
Bahkan, pada laga pekan kelima Juku Eka harus menelan kekalahan perdana musim ini atas tuan rumah Persita Tanggerang. Barulah do pekan ke-enam tim sepak bola prodesional tertua di Indonesia ini baru mampu meraih kemenangan dari Persija Jakarta.
Dari total 8 laga yang dilakoni PSM musim ini, PSM Makassar baru menenangkan satu laga, dua kali kalah dan lima kali imbang. Hasil tersebut membawa PSM tertahan di papan bawah klasemen sementara dengan koleksi 8 poin.
“Saya melihat ini sebagai peluang untuk mendorong kemenangan-kemenangan ke depannya,” imbuh Thomas Trucha.
Dampak dari hasil tersebut, ia melihat banyak komentar-komentar negatif yang mengarah ke PSM Makassar. Namun, ia berjanji akan memperbaiki kondisi yang dialami PSM Makassar.
“Saya dan staf pelatih saya akan bekerja keras untuk memberikan servis terbaik untuk pemain. Kita juga berjanji memperbaiki dan meraih hasil terbaik,” jelasnya.(JY)


