Rastranews.id, Maros – Dunia pendidikan Islam di Sulawesi Selatan kembali mendapat angin segar. Setelah delapan tahun mencatatkan kiprah dan prestasi melalui Ranu Harapan Islamic School, Yayasan Ranu Prima kini melangkah lebih jauh dengan menghadirkan Ranu Harapan Islamic International Boarding School (RHIBS).

Berlokasi di Desa Damai, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, tepat di belakang kawasan Maccopa, RHIBS hadir sebagai lembaga pendidikan Tahfidzul Qur’an yang memadukan pembinaan keislaman, akademik, dan persiapan studi lanjut hingga ke tingkat nasional maupun internasional.

Sekolah ini memiliki banyak keunggulan, mulai dari tahfiz 30 juz, fasih berbahasa Inggris, mahir berbahasa Arab, jago matematika, berasrama, hingga cerdas berakhlak. Dengan komitmen besar, yaitu mengantarkan lulusannya diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) atau Universitas Luar Negeri (ULN).

Bahkan, manajemen RHIBS menyatakan siap memberikan pengembalian dana pendidikan 100 persen apabila siswa tidak berhasil lolos seleksi masuk perguruan tinggi, sesuai ketentuan yang berlaku.

Pada tahun ajaran 2026–2027, RHIBS membuka penerimaan peserta didik baru melalui tiga jalur pendaftaran, yakni beasiswa penuh bagi siswa terpilih, program reguler berasrama untuk siswa laki-laki, dan program reguler non-berasrama untuk siswi perempuan.

Demi menjaga mutu pendidikan, RHIBS membatasi jumlah peserta didik baru hanya 108 siswa.

Pihak yayasan menyebutkan, detail pendaftaran, jadwal seleksi, serta persyaratan administrasi akan segera diumumkan. Masyarakat dan orang tua diharapkan mengikuti informasi resmi yang akan dirilis dalam waktu dekat.

Kehadiran RHIBS diharapkan menjadi pusat lahirnya generasi Qur’ani yang berkarakter, berdaya saing global, serta siap menjadi pemimpin masa depan. (*)