RastraNews.id, Makassar— Puasa enam hari di bulan Syawal menjadi salah satu ibadah sunnah yang memiliki keutamaan besar bagi umat Islam. Hal ini disampaikan oleh Khalid Basalamah dalam kajiannya, yang menjelaskan bahwa amalan ini bernilai pahala setara dengan puasa selama satu tahun penuh.
Menurutnya, keutamaan tersebut merujuk pada sabda Nabi Muhammad SAW yang menyebutkan bahwa siapa saja yang telah menunaikan puasa Ramadan sebulan penuh, kemudian melanjutkannya dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka ia akan mendapatkan ganjaran seperti berpuasa sepanjang tahun.
“Ini adalah bentuk kemurahan Allah SWT. Bayangkan jika seseorang harus berpuasa selama 365 hari penuh, tentu sangat berat. Namun dengan tambahan enam hari di bulan Syawal, pahala itu bisa diraih,” jelasnya dikutip dari Youtube Khalid Basalamah Official, Sabtu (28/3/2026).
Ia menambahkan, ibadah puasa Syawal juga memiliki keistimewaan karena pelaksanaannya tidak memberatkan dan sangat fleksibel. Umat Islam dapat menjalankannya tanpa harus berurutan selama masih berada dalam bulan Syawal.
“Puasa ini bisa dicicil. Tidak harus enam hari berturut-turut. Bisa dilakukan di hari yang berbeda sesuai kemampuan masing-masing,” ujarnya.
Selain itu, puasa Syawal juga dapat dikombinasikan dengan puasa sunnah lainnya, seperti puasa Senin dan Kamis. Dengan demikian, seorang Muslim dapat memperoleh lebih dari satu keutamaan dalam satu waktu.
Melihat besarnya pahala yang dijanjikan serta kemudahan dalam pelaksanaannya, ia mengajak umat Islam untuk tidak melewatkan kesempatan berharga ini.
“Amalan ini ringan, tetapi pahalanya luar biasa besar. Sangat disayangkan jika dilewatkan,” pungkasnya. (*)

