Rastranews.id, Makassar – Tahapan fisik pembangunan Stadion Sudiang resmi dimulai. PT Waskita Karya selaku kontraktor pelaksana mulai melakukan mobilisasi alat-alat konstruksi ke lokasi proyek pada pekan ini.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulawesi Selatan, Suherman, mengungkapkan bahwa kontrak pembangunan stadion telah ditandatangani oleh Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU).
Saat ini, koordinasi intens dilakukan bersama Kementerian PUPR, khususnya terkait akses masuk alat berat ke area proyek.
“Sekarang saya dengan PUPR sedang membahas seperti aksesibilitasnya alat berat,” katanya, Rabu (7/1/2026).
Ia menjelaskan, PT Waskita Karya telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi Stadion Sudiang.
Dalam waktu dekat, pergerakan alat konstruksi mulai dilakukan, termasuk pemetaan titik penempatan alat berat serta jalur masuk kendaraan proyek.
Selain itu, pihak kontraktor juga meminta kepastian terkait ketersediaan pasokan listrik di kawasan pembangunan.
“Alat-alat besarnya mulai dimasukkan, lewat mana, lewat mana itu sudah kita bahas. Kita memulai jalan di minggu ini, ada pergerakan pembangunan stadion dengan pihak Waskita Karya. Sudah langsung ke lokasi Stadion, meminta pihak Dispora bantu terkait listrik sampai airnya,” ujar Suherman.
Setelah proses mobilisasi, kontraktor akan melakukan pembersihan lahan karena area pembangunan masih dipenuhi semak belukar.
Terkait seremoni peletakan batu pertama atau groundbreaking, Suherman menyebut jadwalnya belum ditetapkan.
“Kalau groundbreaking kan dari pusat, tapi kita jalan dulu,” tambahnya.
Di sisi lain, Kementerian Pekerjaan Umum akan segera memasuki tahapan Mutual Check 0 (MC-0).
Melalui Balai Prasarana Strategis Sulsel, Kementerian PU mempercepat proses awal pembangunan Stadion Sudiang.
Pada pekan sebelumnya, kontrak pekerjaan telah diteken bersama PT Waskita Karya sebagai pemenang tender.
PT Waskita Karya ditetapkan sebagai pemenang tender pembangunan Stadion Sudiang dengan nilai penawaran Rp637.155.613.120. Perusahaan ini beralamat di Jalan MT Haryono Kavling 10, Cawang, Jakarta Timur.
Sementara itu, paket lelang manajemen konstruksi dimenangkan oleh PT Kogas Driyap Konsultan dengan nilai penawaran Rp8.278.028.130, yang berkantor di Graha Simatupang Tower 2B, Jakarta Selatan.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah menyiapkan lahan seluas 15 hektare di kawasan GOR Sudiang, terdiri atas 7 hektare untuk bangunan stadion dan sisanya untuk fasilitas pendukung.
Stadion ini dirancang berkapasitas 27 ribu penonton dengan kursi single seat.
Kementerian PU mengalokasikan pagu anggaran sebesar Rp674.952.980.000 atau sekitar Rp674,9 miliar.
Anggaran tersebut dibagi dalam tiga tahun, yakni Rp96.042.246.000 pada 2025, Rp454.982.115.000 pada 2026, dan Rp123.928.619.000 pada 2027.
Masa pelaksanaan proyek direncanakan selama 540 hari kalender sejak diterbitkannya Surat Perintah Mulai Kerja hingga serah terima pertama. (MA)

