RastraNews.id, Jakarta — Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) menegaskan komitmennya untuk memperkuat konsolidasi organisasi dan program sosial nasional sepanjang tahun 2026.

Penegasan ini menyusul hasil Rapat Pimpinan Pengurus Pusat PSMTI yang digelar di Sekretariat Pusat PSMTI, Jakarta, pada Rabu (21/1), lalu.

Ketua Umum PSMTI, Wilianto Tanta, saat dikonfirmasi Jumat (23/1/2026) mengatakan bahwa seluruh agenda yang dibahas dalam rapat pimpinan tersebut diarahkan untuk memastikan PSMTI tetap relevan, solid, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“PSMTI terus bergerak memperkuat konsolidasi internal sekaligus mematangkan program-program strategis 2026. Fokus kami adalah memastikan setiap kegiatan berdampak langsung bagi masyarakat dan memperkuat persatuan bangsa,” ujar Wilianto.

Salah satu agenda utama yang menjadi perhatian PSMTI adalah dukungan terhadap Perayaan Imlek Nasional 2026 yang akan diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia di Lapangan Banteng, Jakarta.

Menurut Wilianto, Imlek Nasional bukan sekadar perayaan budaya, tetapi juga momentum memperkuat nilai kebangsaan dan toleransi.

“Imlek Nasional adalah milik seluruh rakyat Indonesia. PSMTI siap mendukung agar perayaan ini menjadi ruang kebersamaan dan harmoni lintas budaya,” jelasnya.

Selain agenda nasional, PSMTI juga menyiapkan program sosial pembangunan jembatan gantung di sejumlah daerah.

Program tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat di wilayah yang masih memiliki keterbatasan akses, sekaligus menjadi bagian dari pengabdian sosial berkelanjutan organisasi.

PSMTI juga telah menetapkan Musyawarah Nasional (Munas) PSMTI akan digelar pada 28 September 2026. Munas ini menjadi forum penting dalam menentukan arah kebijakan dan kepemimpinan organisasi ke depan.

“Seluruh agenda sudah dipetakan dengan matang. Munas nanti bukan hanya soal organisasi, tetapi bagaimana PSMTI terus berkontribusi bagi masyarakat Indonesia,” kata Wilianto.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PSMTI Peng Suyoto menegaskan bahwa hasil rapat pimpinan menunjukkan kesiapan organisasi menghadapi agenda besar 2026.

Ia menyebut dukungan dan kekompakan pengurus menjadi kunci keberhasilan seluruh program.

“Hasil rapat menunjukkan perkembangan yang sangat positif. Ini menjadi modal kuat bagi PSMTI untuk melangkah lebih maju,” ujarnya.

Selain agenda sosial dan organisasi, PSMTI juga membuka peluang kerja sama strategis di bidang kesehatan, guna memperluas manfaat layanan bagi anggota dan masyarakat umum.

Dengan rangkaian agenda tersebut, PSMTI menegaskan perannya sebagai organisasi sosial kemasyarakatan yang konsisten memperkuat nilai kebersamaan, toleransi, dan pengabdian bagi Indonesia. (*)