RastraNews.id, Makassar — Kafilah Kabupaten Gowa menorehkan capaian membanggakan pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026 dengan berhasil menembus lima besar.
Prestasi ini menjadi lompatan signifikan dibandingkan capaian sebelumnya, di mana Gowa berada di posisi ke-21. Tahun ini, Gowa berhasil mengumpulkan total 186 poin dan menempati peringkat kelima.
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan tim pembina atas kerja keras yang telah ditunjukkan.
“Alhamdulillah, capaian ini merupakan hasil dari latihan yang sungguh-sungguh. Terima kasih kepada seluruh kafilah yang telah berjuang maksimal sehingga Gowa mampu naik peringkat secara signifikan hingga masuk lima besar,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari sistem pembinaan yang terencana, mulai dari proses seleksi hingga pelatihan intensif sebelum berlaga di tingkat provinsi.
Menurutnya, peningkatan prestasi tersebut menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Gowa dalam membangun generasi Qur’ani yang unggul dan berdaya saing.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setkab Gowa, Mardani Hamdan, menjelaskan bahwa seluruh peserta merupakan hasil seleksi dari MTQ tingkat kabupaten yang sebelumnya digelar di Malino.
“Peserta yang lolos kemudian mengikuti pembinaan khusus melalui pelatihan intensif dan pendalaman materi sesuai cabang lomba masing-masing,” jelasnya.
Ia menambahkan, keberhasilan menembus lima besar menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan ke depan.
Dalam ajang MTQ XXXIV Sulsel 2026, Kabupaten Maros keluar sebagai juara umum dengan 560 poin, disusul Kota Makassar di posisi kedua dengan 400 poin, Pinrang di posisi ketiga dengan 285 poin, dan Luwu Timur di posisi keempat dengan 191 poin.
Capaian Gowa di posisi kelima dengan 186 poin menjadi indikator kemajuan signifikan dalam pembinaan Tilawatil Qur’an di daerah tersebut.
Adapun beberapa peserta Gowa yang meraih prestasi di antaranya Nashriah M dari Kecamatan Pallangga yang menjadi juara tilawah dewasa putri, serta Ahmad Mujahidin dari Kecamatan Parigi sebagai juara tilawah anak-anak putra.
Keberhasilan ini sekaligus mempertegas komitmen Pemerintah Kabupaten Gowa dalam membangun generasi Qur’ani yang tidak hanya unggul dalam kompetisi, tetapi juga memiliki karakter religius dan menjadi teladan di tengah masyarakat. (*)

