RastraNews.id, Palu – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, resmi menutup rangkaian Pekan Olahraga dan Riset Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri Indonesia Timur (POROS INTIM) IV Tahun 2026 yang digelar di Kota Palu. Penutupan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan melalui agenda Gala Dinner di Kampung Nelayan Restaurant, Jumat (10/7/2026).

Di hadapan ratusan mahasiswa, dosen, dan pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia Timur, Reny menegaskan bahwa pendidikan tetap menjadi instrumen paling penting dalam menciptakan generasi unggul sekaligus mempercepat pembangunan daerah.

Menurutnya, investasi di sektor pendidikan merupakan fondasi utama untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

“Pendidikan adalah kunci untuk meningkatkan kualitas hidup, membangun kepercayaan diri, dan mempercepat kemajuan daerah. Karena itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus berkomitmen memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui berbagai program strategis,” kata Reny.

Beasiswa Berani Cerdas Telah Biayai 32 Ribu Mahasiswa

Dalam kesempatan tersebut, Reny turut memperkenalkan Program Berani Cerdas, salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yang memberikan dukungan pendidikan bagi mahasiswa jenjang sarjana hingga doktoral.

Ia mengungkapkan, sepanjang tahun 2025 pemerintah daerah telah membiayai sekitar 32 ribu mahasiswa melalui program beasiswa tersebut.

Program itu, kata Reny, merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat dan menciptakan generasi yang mampu menjadi penggerak pembangunan daerah.

“Pemerintah memiliki cita-cita besar agar setiap keluarga di Sulawesi Tengah memiliki minimal satu orang sarjana. Pendidikan adalah jalan terbaik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Mahasiswa Diminta Terus Belajar dan Berinovasi

Menutup sambutannya, Wakil Gubernur memberikan motivasi kepada seluruh peserta POROS INTIM IV agar terus mengembangkan kapasitas diri melalui pendidikan, riset, dan inovasi.

Ia menegaskan bahwa tantangan masa depan membutuhkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat serta kepedulian terhadap pembangunan daerah dan bangsa.

“Jangan pernah berhenti belajar. Teruslah menempuh pendidikan setinggi mungkin agar ilmu yang dimiliki menjadi bekal untuk membangun daerah dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pesannya.

Jadikan POROS INTIM Lahirkan Kolaborasi Baru

Reny juga berharap seluruh peserta membawa pulang kesan positif selama berada di Sulawesi Tengah dan menjadi duta yang memperkenalkan keramahan masyarakat Kota Palu di daerah masing-masing.

Lebih dari sekadar ajang kompetisi olahraga dan riset, POROS INTIM dinilai telah menjadi ruang silaturahmi, pertukaran gagasan, serta penguatan jejaring akademik antarperguruan tinggi Islam di kawasan Indonesia Timur.

“Saya berharap semangat kebersamaan yang terbangun melalui POROS INTIM IV tidak berhenti sampai di sini. Semoga terus melahirkan kolaborasi, inovasi, dan riset yang memberikan manfaat nyata bagi kemajuan pendidikan, ilmu pengetahuan, dan pembangunan di Indonesia Timur,” tegasnya.

POROS INTIM IV yang diselenggarakan di Kota Palu mempertemukan ratusan mahasiswa dan akademisi dari berbagai PTKIN di kawasan Indonesia Timur. Kegiatan ini menjadi ajang pengembangan prestasi olahraga, riset, seni, serta penguatan jejaring antarperguruan tinggi keagamaan Islam.

Acara penutupan turut dihadiri Rektor UIN Datokarama Palu Prof. Lukman, para wakil rektor PTKIN se-Indonesia Timur, dosen pendamping, serta mahasiswa atlet dan peserta yang selama beberapa hari mengikuti berbagai cabang perlombaan dan kegiatan akademik.