Rastranews.id, Palu – Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Polda Sulteng) mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Operasi Keselamatan Tinombala 2026 melalui Latihan Pra Operasi (Latpraops) yang digelar di Rupatama Lantai II Polda Sulteng, Rabu (28/1/2026).

Latpraops ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kesiapan personel sekaligus menyatukan pola pikir dan cara bertindak seluruh jajaran agar Operasi Keselamatan Tinombala 2026 berjalan efektif, tepat sasaran, dan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Biro Operasi Polda Sulteng, Kombes Pol Giuseppe Reinhard Gultom, diikuti Kabid Humas Kombes Pol Djoko Wienartono, Dirlantas Kombes Pol Agung Tri Widiantoro, dan seluruh Polres se-Sulteng secara daring melalui Zoom Meeting.

Dalam arahannya, Kombes Pol Giuseppe menekankan pentingnya profesionalisme personel, penguatan sinergitas antar satuan, serta penerapan pendekatan humanis kepada masyarakat selama operasi berlangsung. Ia juga mengingatkan agar setiap anggota memahami secara menyeluruh sasaran operasi, pola bertindak, hingga prosedur yang telah ditentukan.

“Pemahaman yang sama menjadi kunci agar Operasi Keselamatan Tinombala 2026 dapat berjalan optimal dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” tegasnya.

Operasi Keselamatan Tinombala 2026 sendiri akan mengedepankan langkah-langkah preemtif dan preventif, yang didukung dengan penegakan hukum secara selektif. Menurut Karoops, strategi tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran serta kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas.

Langkah ini dinilai krusial, mengingat meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang dan selama Bulan Suci Ramadhan, yang berpotensi menimbulkan kepadatan arus lalu lintas hingga risiko kecelakaan.

“Melalui Latpraops ini, kami berharap seluruh personel dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan profesional, sehingga tercipta situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas yang aman dan kondusif di wilayah Sulawesi Tengah selama Ramadhan 1447 Hijriah,” tutup Kombes Pol Giuseppe. (*)