RastraNews.id, Makassar — BPD Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulsel mengapresiasi pelaksanaan Makassar Half Marathon (MHM) yang dinilai memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata, perhotelan, restoran, hingga pergerakan ekonomi masyarakat di Kota Makassar.
Ketua BPD PHRI Sulsel, Anggiat Sinaga, mengatakan event sport tourism berskala nasional seperti Makassar Half Marathon menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan industri pariwisata daerah.
“Makassar Half Marathon yang kini menjadi agenda tahunan sport tourism sangat ditunggu industri perhotelan dan restoran. Event ini terbukti memberikan dampak nyata terhadap peningkatan okupansi hotel dan kunjungan ke berbagai destinasi kuliner,” ujarnya dalam keterangan rilis-nya, Jumat (8/5/2026).
Menurut Anggiat, selama pelaksanaan MHM, hampir seluruh hotel di kawasan pantai dan pusat Kota Makassar mengalami tingkat hunian yang sangat tinggi, bahkan penuh. Kondisi tersebut dipicu oleh banyaknya peserta yang datang dari luar daerah hingga mancanegara.
“Tidak hanya hotel berbintang yang merasakan manfaatnya, hotel non-bintang juga ikut terdampak positif. Artinya, efek ekonomi dari event ini benar-benar dirasakan secara luas,” katanya.
Ia menjelaskan, tingginya antusiasme peserta turut memicu peningkatan kebutuhan akomodasi, termasuk dari warga lokal yang memilih menginap di hotel sekitar area lomba demi kemudahan akses saat hari pelaksanaan.
“Dengan race dimulai sejak subuh, banyak peserta lokal juga memilih menginap di hotel dekat lokasi start dan finish untuk kenyamanan,” jelas Anggiat.
PHRI Sulsel memperkirakan Makassar Half Marathon mampu meningkatkan okupansi hotel di Makassar hingga 10–15 persen selama periode kegiatan berlangsung.
“Kami optimistis event ini memberikan peningkatan occupancy hotel sekitar 10 sampai 15 persen. Ini angka yang sangat baik bagi industri perhotelan di Makassar,” tegasnya.
Selain dampak ekonomi langsung, Makassar Half Marathon juga dinilai menjadi sarana promosi efektif bagi Kota Makassar di tingkat nasional maupun internasional.
Dengan sekitar 12 ribu peserta yang hadir dan membagikan pengalaman mereka di media sosial, citra Makassar sebagai kota sport tourism dan kota yang mendukung gaya hidup sehat dinilai semakin kuat.
“Hampir 12 ribu peserta akan membuat konten tentang Makassar. Nilai promosi seperti ini sangat besar karena ikut membangun citra positif kota di mata publik,” tutupnya.
PHRI Sulsel berharap event-event berkualitas seperti Makassar Half Marathon terus didukung dan dikembangkan secara berkelanjutan untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan kunjungan wisatawan ke Sulawesi Selatan. (*)

