Rastranews.id, Karawang – Sebuah pesawat ringan milik BRO Skydive Indonesia dengan nomor registrasi PK-WMP dilaporkan jatuh di area persawahan Kampung Ceplik, Desa Kertawaluya, Kecamatan Tirtamulya, Kabupaten Karawang pada Jumat (21/11) sore.

Meski mengalami kerusakan cukup berat, lima orang awak yang berada di dalam pesawat berhasil selamat.

Insiden terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Pesawat jenis Cessna tersebut diketahui terbang dari Tangerang dengan tujuan Cirebon.

Dalam perjalanan, pesawat diduga mengalami gangguan hingga akhirnya hilang kendali dan melakukan pendaratan darurat di hamparan persawahan milik warga.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh warga sekitar yang melihat pesawat terbang rendah sebelum akhirnya jatuh.

Sejumlah warga kemudian bergegas mendatangi lokasi dan membantu proses awal evakuasi para awak sebelum tim resmi tiba.

Kepala Desa Kertawaluya, Arta, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengungkapkan bahwa kelima awak pesawat berhasil keluar dalam keadaan selamat meski terlihat mengalami shock akibat insiden tersebut.

“Alhamdulillah, semua awak selamat. Mereka langsung kami bawa ke Puskesmas Tirtamulya untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis,” ujar Arta seperti dikutip dari YouTube Kompas TV.

Foto yang beredar di media sosial memperlihatkan badan pesawat Cessna itu berada dalam kondisi rusak dan tergeletak di area persawahan.

Warga terlihat berkerumun sambil menunggu petugas gabungan datang untuk melakukan evakuasi dan mengamankan lokasi.

Dari pihak kepolisian, Kasi Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan, menyampaikan bahwa tim gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, BPBD, dan unsur pemerintah daerah telah dikerahkan ke lokasi kejadian.

Mereka bertugas melakukan pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP), membantu evakuasi, serta mengamankan area jatuhnya pesawat agar tidak mengganggu proses penyelidikan.

“Data lebih lanjut masih kami dalami. Tim gabungan sedang berada di lapangan untuk memastikan kondisi terkini dan melakukan penanganan awal,” ujar Ipda Cep Wildan.

Belum ada pernyataan resmi mengenai penyebab jatuhnya pesawat tersebut.

Otoritas penerbangan disebut telah menerima laporan awal dan sedang melakukan langkah-langkah investigasi.

Pemeriksaan lanjutan akan dilakukan dengan melihat kondisi pesawat, memeriksa rekaman penerbangan, serta meminta keterangan dari awak dan saksi di lokasi.

Polres Karawang mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati area kejadian demi menghindari risiko dan agar proses identifikasi berjalan lancar.

Lokasi jatuhnya pesawat saat ini telah dipasangi garis polisi dan dijaga ketat oleh aparat.

Informasi lebih lengkap mengenai perkembangan insiden, kondisi pesawat, dan hasil penyelidikan awal akan disampaikan oleh pihak berwenang setelah proses pemeriksaan selesai dilakukan.
Polres Karawang meminta publik menunggu keterangan resmi agar tidak terjadi penyebaran informasi yang keliru. (MA)