RastraNews.id, Makassar — Pengurus Persaudaraan Wanita Tionghoa Indonesia (Perwanti) Sulsel periode 2026–2030 resmi dilantik di Hotel Maleo Makassar, Sabtu (31/1/2026).

Perwanti Sulsel yang dipimpin oleh Merlina Sutanto itu dilantik langsung oleh Ketua Umum Perwanti, Helga Abraham yang juga turut memberikan sambutan dihadapan pengurus.

Dalam sambutannya, Helga Abraham menegaskan bahwa Perwanti bukan sekadar organisasi perempuan, melainkan ruang bagi perempuan Tionghoa Indonesia untuk berkontribusi aktif dalam perubahan sosial.

“Perwanti hadir bukan hanya untuk mengisi ruang, tetapi memberi warna, memperkuat misi sosial, dan menegaskan peran penting perempuan dalam pembangunan keluarga, bangsa, dan komunitas,” ujar Helga.

Ia juga menekankan bahwa kepemimpinan sejati tercermin dari keikhlasan melayani masyarakat. Menurutnya, pengurus Perwanti Sulsel memiliki potensi besar menjadi motor penggerak kegiatan sosial yang nyata dan strategis.

“Saya percaya Perwanti Sulsel mampu menguatkan keluarga, memberdayakan perempuan, membantu masyarakat, serta menjadi mitra strategis PSMTI,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua PSMTI Sulsel menjelaskan bahwa Perwanti merupakan sayap organisasi PSMTI yang secara khusus berfokus pada peran perempuan.

“Perwanti adalah bagian dari PSMTI. Karena hari ini pelantikan PSMTI Sulsel, maka sekaligus dilaksanakan pelantikan Perwanti Sulsel sebagai sayap organisasi,” jelas Merlina.

Ia menegaskan bahwa seluruh aktivitas Perwanti berorientasi pada kegiatan sosial dan pemberdayaan perempuan.

“Basis kegiatan Perwanti adalah sosial. Ke depan juga akan ada program pemberdayaan perempuan. Seluruh anggotanya adalah perempuan, sehingga fokusnya sangat jelas,” katanya.

Saat ini, Perwanti Sulsel memiliki 103 anggota dan masih terbatas di tingkat provinsi. Namun, peluang pembentukan kepengurusan di kabupaten/kota terbuka luas.

“Jika ada kabupaten yang ingin membentuk Perwanti, kami sangat terbuka,” ujarnya.

Perwanti Sulsel juga menegaskan komitmen melanjutkan tradisi bakti sosial yang sempat terhenti pada periode sebelumnya, termasuk kegiatan sosial lintas momentum keagamaan seperti Imlek, Lebaran, dan Natal.

Dalam waktu dekat, Perwanti Sulsel dijadwalkan menggelar bakti sosial pada 5 Februari 2026 dengan menyasar 170 warga prasejahtera.

“Ini menjadi agenda terdekat kami sebagai wujud nyata kepedulian sosial,” tutupnya. (MU)