Rastranews.di, Jakarta — PT Pertamina International Shipping (PIS) memastikan pasokan energi nasional tetap aman jelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Melalui aktivasi Satuan Tugas Nataru 2025/2026, PIS menyiagakan 332 kapal tanker untuk mendukung kelancaran distribusi BBM, minyak mentah, LPG hingga petrokimia ke seluruh wilayah Indonesia.
Selain ratusan kapal utama tersebut, PIS juga menyiapkan 12 kapal tanker cadangan guna mengantisipasi lonjakan konsumsi masyarakat pada akhir tahun.
“Untuk mengantisipasi kenaikan konsumsi, kami siagakan 332 kapal tanker dan 12 kapal tanker cadangan. Kapal-kapal ini melayani distribusi BBM, minyak mentah, LPG, serta petrokimia ke berbagai wilayah, termasuk jalur distribusi regional,” jelas Pjs Corporate Secretary PIS, Alih Istik Wahyuni, Minggu (30/11).
Guna memperlancar sandar kapal dan bongkar muat, PIS melalui PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) juga mengerahkan 338 kapal pendukung pelabuhan (tugboat).
Seluruh armada dipantau secara terpusat melalui posko monitoring dengan dukungan digitalisasi operasional.
Menghadapi potensi cuaca ekstrem, PIS telah menyiapkan langkah mitigasi dini melalui monitoring pergerakan armada secara real time, termasuk optimalisasi kapal untuk percepatan suplai tambahan BBM maupun LPG.
Teknologi modern dalam pusat kendali memungkinkan pemantauan menyeluruh terhadap ketersediaan kapal, layanan agensi kepelabuhan, kesiapan floating storage, dan mitigasi risiko distribusi energi.
Alih menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan komitmen perusahaan dalam menjaga ketahanan energi nasional selama puncak liburan.
“Setiap akhir tahun kebutuhan energi masyarakat meningkat signifikan. Karena itu, kami mempersiapkan seluruh kapal, infrastruktur, dan sistem monitoring secara maksimal agar pasokan BBM dan LPG tetap terjamin,” tegasnya.
Menutup pernyataannya, Alih berharap kondisi cuaca dapat bersahabat sehingga distribusi energi ke masyarakat dapat terus berjalan optimal selama Nataru. (MU)


