Makassar, RastraNews.id – Persebaya Surabaya menjadi salah satu klub yang paling menyita perhatian pada bursa transfer Super League 2026/2027.

Di bawah komando pelatih Bernardo Tavares, Green Force terus mendatangkan mantan pemain PSM Makassar hingga memunculkan anggapan bahwa skuad Bajul Ijo sedang membangun kembali “Juku Eja versi Surabaya”.

Setelah resmi menunjuk Bernardo Tavares sebagai pelatih kepala, Persebaya langsung bergerak agresif di bursa transfer.

Sejumlah pemain yang pernah menjadi andalan PSM Makassar direkrut untuk memperkuat tim menghadapi musim baru.

Hingga saat ini, Persebaya telah mengamankan tanda tangan Reza Arya Pratama, Syahrul Lasinari, Ricky Prataman Yuran Fernandes hingga Gledson Paixao da Silva.

Kelima pemain tersebut sebelumnya merupakan bagian dari skuad PSM dan pernah bekerja sama dengan Bernardo Tavares.

Fenomena ini memicu berbagai reaksi di kalangan suporter sepak bola Indonesia.

Tidak sedikit yang menyebut Persebaya sedang “membajak” mantan pemain PSM karena hampir seluruh rekrutan anyar memiliki keterkaitan dengan klub asal Makassar tersebut.

Strategi tersebut dinilai bukan tanpa alasan. Bernardo Tavares tentu sudah memahami karakter, kemampuan, hingga pola permainan para mantan anak asuhnya.

Dengan demikian, proses adaptasi di Persebaya diharapkan berjalan lebih cepat sehingga tim bisa langsung tampil kompetitif sejak awal kompetisi.

Di sisi lain, PSM Makassar harus bergerak cepat menyusun kekuatan baru setelah ditinggal sejumlah pemain penting.

Manajemen Juku Eja kini dihadapkan pada tantangan besar untuk membangun kembali skuad yang mampu bersaing di papan atas Super League musim 2026/2027.

Bursa transfer sendiri masih berlangsung, sehingga bukan tidak mungkin akan ada kejutan baru dari Persebaya maupun PSM Makassar dalam beberapa pekan ke depan.

Diketahui strategi seperti ini sudah dilakukan Malut United di musim lalu yakni rekrut banyak pemain anyar Persib Bandung. []