MAKASSAR, RastraNews.id – Pengelolaan kawasan transmigrasi tidak hanya bergantung pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memerlukan data yang akurat sebagai dasar pengambilan keputusan.

Informasi mengenai kondisi wilayah, pemanfaatan lahan, hingga potensi kawasan menjadi fondasi penting dalam merancang pembangunan yang tepat sasaran dan berkelanjutan.

Berangkat dari kebutuhan tersebut, Tim Ekspedisi Patriot 2026 Universitas Hasanuddin (Unhas) menghadirkan inovasi Web Geographic Information System (WebGIS) Agraria di Kawasan Transmigrasi Mahalona, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur.

Program ini merupakan salah satu upaya menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam mendukung pengelolaan kawasan transmigrasi.

Melalui platform digital berbasis spasial, tim berupaya menyediakan sistem informasi yang dapat membantu pemerintah desa dan masyarakat dalam mengelola data agraria secara lebih sistematis, sekaligus menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan wilayah.

Ketua Tim Ekspedisi Patriot Mahalona, Ir. Regita Faridatunisa Wijayanti, menjelaskan bahwa program yang dirancang tidak sekadar menghasilkan sebuah aplikasi, tetapi juga memastikan teknologi tersebut dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat setelah masa penugasan berakhir.

“Kami memiliki program kerja yang aplikatif, yaitu membuat aplikasi WebGIS Agraria di Mahalona agar tidak berakhir hanya sebagai laporan. Selain itu, kami juga memberikan pelatihan kepada warga agar aplikasi tersebut dapat dikelola secara mandiri dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” jelas Regita.

Pendekatan tersebut merupakan bagian dari komitmen tim untuk menghadirkan solusi yang berkelanjutan.

Melalui pelatihan yang diberikan, masyarakat diharapkan mampu memperbarui dan mengembangkan data secara mandiri sesuai kebutuhan kawasan.

Pemanfaatan WebGIS juga membuka peluang bagi pemerintah desa untuk memiliki basis data yang lebih terintegrasi dalam mendukung perencanaan pembangunan.

Dengan informasi spasial yang terdokumentasi secara digital, proses identifikasi potensi wilayah maupun pengelolaan sumber daya diharapkan menjadi lebih efektif, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Inovasi yang dikembangkan Tim Ekspedisi Patriot mendapat sambutan positif dari Pemerintah Daerah (Pemda) Luwu Timur.

Kepala Bidang Pengembangan Kawasan Transmigrasi, Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Luwu Timur, Sumarianto, menilai pendekatan berbasis teknologi yang diterapkan sejalan dengan kebutuhan pengembangan kawasan transmigrasi yang semakin mengedepankan pemanfaatan data.

Menurut Sumarianto, kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah merupakan langkah strategis dalam menghadirkan solusi yang dapat diterapkan langsung di masyarakat.

Kami siap mengawal Tim Ekspedisi Patriot di Mahalona dalam setiap langkah pengabdian. Kami berharap program yang dikembangkan, khususnya WebGIS Agraria, dapat menjadi instrumen yang bermanfaat bagi masyarakat dan mendukung pengembangan kawasan transmigrasi secara berkelanjutan,” ujar Sumarianto.

Bagi Unhas, pengembangan WebGIS Agraria merupakan salah satu bentuk hilirisasi pengetahuan dari kampus ke masyarakat.

Sebelum memulai pelaksanaan program, Tim Ekspedisi Patriot telah membangun koordinasi bersama pemerintah daerah, perangkat desa, dan masyarakat setempat pada Minggu (2/8) di Kawasan Transmigrasi Mahalona, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur.

Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh:

  • Muhtar, (Kepala Bidang Penyiapan Kawasan dan Pembangunan Permukiman Transmigrasi)

  • Arif (Fungsional Penggerak Swadaya Masyarakat)

  • Sugeng Widodo (Fungsional Penggerak Swadaya Masyarakat)

  • Perwakilan masyarakat setempat.

Pelaksanaan program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya:

  • SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pemanfaatan teknologi digital dalam tata kelola wilayah.

  • SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) melalui penguatan sistem informasi kawasan.

  • SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara Unhas, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Susunan Tim Ekspedisi Patriot Mahalona

  • Ketua: Ir. Regita Faridatunisa Wijayanti, S.T., M.T., M.Sc.

  • Anggota:

    1. Dina Rovivah, S.T.

    2. Nur Fauziah Faisal, S.Pi.

    3. La Ode Arus Hidayat, S.Kom.

    4. Abd. Rahman, S.Hut.

    5. Muh. Imran Gymnastiar, S.T. []