Rastranews.id, Maros – Momentum Hari Pahlawan 10 November dimanfaatkan MPC Pemuda Pancasila (PP) Maros bersama KAMMI Maros untuk menyatukan kekuatan pemuda lintas komunitas.

Mereka menggelar Dialog Pemuda selama dua hari, yakni pada 15–16 November 2025 di Mountain Al-Habsyi Camp Istana Surgawi, Tompobulu.

Dengan mengusung tema “Pemuda Berjiwa Pahlawan, Tegakkan Merah Putih di Langit Nusantara”, kegiatan ini menjadi ruang konsolidasi bagi aktivis dan organisasi kepemudaan se-Kabupaten Maros untuk memperkuat semangat persatuan dan kolaborasi.

Turut hadir sebagai narasumber, Pembina KAMMI Sulsel sekaligus Demisioner KAMMI Maros, Bakhtiar, Ketua DPRD Maros Muh Gemilang Pagessa, dan Ketua SAPMA PP Maros Ahmad Takbir Abadi.
Acara dipandu oleh aktivis muda Maros, Muh. Nur Ramadhani.

Dialog tersebut disambut antusias oleh berbagai komunitas seperti pecinta alam, Duta Peduli Sosial Sulselbar, GenPI Maros, Duta Wisata, FLP Maros dan Pangkep, Komunitas Akamsi, hingga organisasi pendidikan dan sosial lainnya.

Dalam paparannya, Bakhtiar menekankan bahwa semangat kepahlawanan tidak hanya diukur dari keberanian, tetapi juga dari akhlak dan keteguhan menjaga nilai.

“Jiwa pahlawan bukan sekadar keberanian, tetapi juga kesungguhan menjaga nilai dan akhlak,” ujar Bakhtiar.

Sementara Ketua DPRD Maros, Muh. Gemilang Pagessa menegaskan peran strategis pemuda dalam memajukan daerah.

“Pemuda adalah poros perubahan. Maros hari ini dan esok akan ditentukan oleh kualitas generasi mudanya,” katanya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua SAPMA PP Maros Ahmad Takbir Abadi mengajak pemuda untuk menjadi perekat bangsa.

“Semangat pahlawan adalah semangat persatuan. Pemuda harus menjadi penjaga keharmonisan bangsa,” tegasnya.

Acara ditutup dengan seruan moral dari moderator, Muh. Nur Ramadhani, untuk terus menjaga semangat juang.

“Setiap langkah kita adalah perjuangan. Pemuda harus siap berdiri sebagai penjaga Merah Putih kapan pun bangsa memanggil,” ucapnya.

Kegiatan ini mengangkat tagline “Sekali Layar Terkembang, Surut Kita Berpantang” dan diharapkan menjadi agenda tahunan yang memperkuat kapasitas pemuda dalam membangun Maros sebagai daerah yang maju dan berdaya saing. (MU)