Rastranews.id, Yogyakarta — Suasana Idulfitri 1447 Hijriah terasa lebih hangat bagi warga Sulawesi Tengah yang merantau di Yogyakarta. Muhammad Fathur Razaq bersama Athalla Tiara Alifa menggelar halal bihalal yang mempertemukan mahasiswa dan pelajar asal Sulteng yang tidak sempat pulang kampung, Selasa (23/3/2026) kemarin.
Sejak awal kegiatan, nuansa kekeluargaan langsung terasa. Tawa, sapa, dan pelukan hangat mewarnai pertemuan para perantau. Bagi mereka, momen ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi pengobat rindu akan kampung halaman.

Kegiatan ini digagas sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama warga Sulawesi Tengah di tanah rantau. Fathur Razaq menegaskan, halal bihalal ini dihadirkan agar suasana Lebaran tetap terasa utuh meski jauh dari keluarga.
“Momentum ini kami hadirkan sebagai ruang kebersamaan bagi warga Sulteng di perantauan, khususnya yang belum sempat pulang. Kami ingin menghadirkan suasana seperti di rumah sendiri,” ujarnya.
Tak hanya menjadi ajang temu kangen, acara ini juga menghadirkan berbagai hidangan khas Lebaran yang disajikan secara sederhana namun penuh makna. Para peserta tampak menikmati kebersamaan sambil bercengkerama, bernyanyi, hingga berbagi cerita.
Suasana hangat tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta. Rahman, salah satu mahasiswa asal Sulawesi Tengah, mengaku terharu bisa merasakan Lebaran yang berbeda.
“Biasanya Lebaran hanya di kos, tapi kali ini rasanya seperti di kampung halaman,” tuturnya.
Hal serupa disampaikan Farhan yang menilai kehangatan tuan rumah membuat suasana semakin bermakna. Sementara itu, Krisna Puspita, yang telah lama menetap di Yogyakarta, menyebut kebersamaan ini seperti pulang ke rumah.
“Bisa bertemu teman-teman dari Sulteng, semua terasa seperti keluarga. Sangat menyenangkan,” ungkapnya.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kuatnya ikatan persaudaraan warga Sulawesi Tengah tetap terjaga meski berada jauh dari daerah asal. Halal bihalal di perantauan pun tidak sekadar tradisi, tetapi menjadi simbol kebersamaan yang terus hidup dan menguat di tengah jarak.

