RastraNews.id, Palopo – Pemerintah Kota Palopo terus mendorong percepatan penanganan sampah melalui penguatan edukasi dan kolaborasi lintas sektor. Salah satunya melalui kegiatan video conference (vicon) sosialisasi Gerakan Lingkungan Bebas Sampah (Zero Waste) yang digelar di Lantai III Kantor Wali Kota Palopo, Selasa (21/4/2026).

Kegiatan ini dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palopo, Andi Enceng Amir, bersama unsur Forkopimda, kepala OPD terkait, serta perwakilan Mabes TNI.

Dalam sosialisasi tersebut, pemerintah menekankan pentingnya perubahan pola konsumsi masyarakat melalui penerapan prinsip 5R sebagai fondasi gerakan Zero Waste. Prinsip ini meliputi Refuse (menolak barang sekali pakai), Reduce (mengurangi konsumsi), Reuse (menggunakan kembali), Recycle (mendaur ulang), dan Rot (mengomposkan sampah organik).

Langkah ini dinilai krusial untuk menekan volume sampah harian yang terus meningkat, sekaligus membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah dari sumbernya.

Selain edukasi, forum ini juga membahas percepatan pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di sejumlah wilayah prioritas. Program ini diproyeksikan menjadi solusi jangka panjang dalam mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sekaligus menghasilkan energi terbarukan.

Gerakan Zero Waste sendiri menjadi bagian dari inisiatif nasional “Indonesia ASRI” (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto dalam rangka memperkuat penanganan sampah secara terpadu.

Melalui program ini, seluruh instansi pemerintah dan satuan pendidikan didorong untuk menjadi garda terdepan dalam membangun budaya bersih, termasuk melalui kegiatan rutin seperti kerja bakti atau “korve”.

Pemerintah berharap, sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat dapat mempercepat terwujudnya lingkungan bebas sampah di Kota Palopo sekaligus mendukung target nasional pengelolaan sampah yang berkelanjutan.